Manado, Kp - Konferensi dan Kongres Ketahanan Hayati Internasional (International Biosecurity Conference and Congress) adalah puncak dari inisiatif sepuluh tahun kerjasama antara Indonesia dan Australia yang diprakarsai oleh BPBI (Bilateral Plant Biosecurity Initiative).

"BPBI telah mengkoordinir dan menginisiasi berbagai kegiatan di bidang ketahanan hayati antar instansi pemerintah, industri, dan sektor ilmu pengetahuan di Indonesia melalui jejaringan nasional dan internasional," ungkap Foundation Chair PBCRC Australia BPBI Indonesia Prof Ian Falk

Lanjut dikatakan Ian Falk, Anggota BPBI yakni dari Unsrat, Undana, Unmas, UKSW, Unanda dan Pacific Institute.

"Tahap awal dari aktifitas BPBI dimulai dari tahun 2016 dengan adanya pertemuan perencanaan nasional yang diadakan di Bogor pada tanggal 27-28 Juni 2016 oleh Kementrian Pertanian Indonesia," ujar Falk.

Kegiatan tersebut lanjutnya, diselenggarakan dalam rangka membangun hubungan internasional yang kuat, mengkonsolidasi akses-akses ke badan-badan dan pemangku-pemangku kepentingan, dan mengembangkan metode tingkat nasional untuk mengkoordinir penelitian dan strategi dalam bidang ketahanan hayati. 

"Departemen Hubungan Luar Negeri dan Perdagangan Australia (Australia Embassy, Jakarta) juga telah mengetahui dan mendukung perkembangan tersebut," tukasnya. 

Kemajuan signifikan berikutnya yang telah dicapai adalah dengan adanya konsolidasi jejaring dalam bidang ketahanan hayati di Indonesia dan dengan adanya inisiasi proyek-proyek penelitian dan pengembangan dalam bidang teknologi ketahanan hayati, seperti proyek pengadaan peralatan, tekonologi, dan pelatihan guna membangun jejaring nasional  dalam pengidentifikasian hama penyakit pada tanaman di Indonesia (Remote Microscope Network). 

"Hingga kemudian anggota BPBI mendukung adanya ide untuk membentuk mekanisme koordinasi nasional dalam bidang ketahanan hayati seperti adanya sebuah yayasan dalam bidang ketahanan hayati," papar Falk lagi.

Tambah dia, dengan adanya ide tersebut, maka kemudian dijalankan proses pendirian Yayasan Ketahanan Hayati yang hingga saat ini berjalan dengan baik dan telah terlaksana. 

"Konferensi dan Kongres Internasional ini kemudian menjadi sebuah kesempatan yang baik untuk membawa pemangku-pemangku kepentingan skala nasional dan internasional untuk bersama-sama mendiskusikan rencana kedepan, struktur dan manajemen, juga peluncuran Yayasan Ketahanan Hayati kepada publik," tutur Falk.

Sementara itu, Ketua Panitia, Dr Jerry Tambun mengatakan, luaran yang diharapkan dari konfrensi dan kongres internasional ini antara lain adalah adanya,  Laporan-laporan, diskusi, dan consensus mengenai ketahanan hayati hewan, tumbuhan. 

Tambun juga mengatakan, konfrensi dan Kongres ini dihadiri berbagai pembicara skala nasional dan internasional yakni, Ir. Mastur, M.Si., Ph.D, yang merupakan Kepala BB Biogen Litbangtan dari Kementrian Pertanian; Dr Theo Litaay, yang merupakan penasehat ahli Kepresidenan Indonesia; Prof. Simon McKirdy dan Mariana Campos dari Murdoch University Australia; Prof. John Lovett yang merupakan Foundation Chair dari Plant Biosecurity Cooperative Research Centre, Australia; Dr. Sivapragasm dari Centre of Agriculture and Bioscience International; Prof. Ian Falk yang merupakan koordinator dari BPBI Indonesia; juga Dr. Caspian Johnson and Harry Hilser dari Macaca Nigra Conservation.

"Penyelenggara kegiatan ini adalah dari Yayasan Ketahanan Hayati (Indonesian Biosecurity Foundation) bekerjasama dengan Unsrat dan Universitas Nusantara Manado," tandas Tambun. (Ain)

Terpopuler

Tim Paniki Rimbas 1 Polresta Manado Ringkus Pelaku...
19 Aug 2020 13:09 - Redaksi

Pelaku yang diamankan.   MANADO Kabarpost.com - Tak butuh waktu lama, seorang lelaki berinisial S [ ... ]

Gerakan Pramuka bukan Sekedar Sejarah, tapi Penent...
08 Sep 2020 13:51 - Redaksi

Sekdaprov Sulut Edwin Silangen selaku Sekretaris Majelis Pertimbangan Daerah Gerakan Pramuka Sulut m [ ... ]

Demi Utuh dan Bersatunya Pemuda Sulut, Jacko Berbe...
19 Nov 2019 15:15 - Redaksi

Jackson Kumaat saat memimpin Rapat Pleno KNPI Sulut     MANADO Kabarpost.com - Ketua Komite Nas [ ... ]

OSN Dianggarkan Sebesar Rp 12 Milliar
28 Jun 2019 05:01 - Redaksi

Tim OSN Sulut.   MANADO Kabarpost. com - Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2019, Sulawesi Utara ter [ ... ]

Other Articles
Iklan telly djangkulung