Manado, Kp - Tudingan ketua Koperasi Unit Desa (Puskud) Sulut Drs. Ratu Dareda yang menyatakan bahwa Direksi telah mengeluarkan kontrak kerja yang tidak disetujui oleh Ketua puskud Ratu Dareda yang dalam kontrak kerja tidak lagi mencantumkan nama Direksi, melainkan atas nama Sonya Kembuan dan Fabian Kaloh sebagai Dirut dan Dirut Oprasional, langsung dibantah oleh Dirut Puskud Sonya Kembuan. 

Menurutnya itu tidak benar alias bohong, dan dirinya merasa hal ini merupakan pencemaran nama baik, terkait hal tersebut Kembuan kini menempuh jalur hukum dengan sudah menujuk pengacara untuk mengawal dugaan pencemaran nama baik tersebut.

Sonya Kembuan ketika dikonfirmasi via Whatsapp menegaskan bahwa sebelumya dirinya sudah ber etikat  baik dan mengajak kedua kubuh untuk rekonsiliasi, tapi ketua Puskud Sulut Drs. Ratu Dareda tidak mau diajak kerjasama.

“Sesuai perjanjian kerja antara pengurus dengan Puskud bahwa salah satu perjajian adalah dewan direksi bertugas untuk mengembalikan aset-aset  Puskud. Namun pada kenyataannya secara diam-dian ketua Puskud Sulut, Ratu Dareda dan Sekertaris Adry Mamangkey telah memberi kuasa kepada orang lain untuk menjual aset Puskud yang berlokasi di kepulauan Sangihe,” bebernya.

Kembuan pun mempertanyakan kembali Tupoksi dari  ketua Puskud Sulut Ratu Dareda Cs. 

Terkait pelaksanaan RAT, Kembuan memberikan klarifikasinya dimana direksi tidak punya kewajiban untuk membiayai RAT. 

“Penjualan Aset di sangihe tanpa sepengetahuan Direksi, selain itu tidak ada  perjanjian pengelolaan gedung puskud yang akan menjadi milik atas nama Sonya Kembuan dan Fabian Kaloh, yang ada sebagai direksi, saya berusaha mencari investor untuk gedung Puskud bisa menjadi Hotel dengan pembagian saham sesuai dengan porsi perhitungan,” ungkapnya.

Kembuan menegaskan, atas tudingan Ketua Puskud , Ratu Dareda, dirinya terpaksa menempuh jalur hukum, sebagai tindak pidana berita bohong,  pencemaran nama baik dan UU ITE. 

Sementara itu, Direktur Operasional Puskud Sulut, Fabian Kaloh menjelaskan beberapa alasannya menghadiri RAT Puskud di Peninsula Hotel. 

Dijelaskanya bahwa kehadiran di peninsula karena dirinya diundang oleh Pengurus versi Frits Tairas sementara untuk RAT di Lion Direksi tidak menerima undangan. “Posisi Sonya Kembuan dan Fabian Kaloh di Puskud merupakan keputusan Pengurus yang disahkan di RAT ke-39. Selain itu saya merasa sudah tidak lagi difungsikan oleh Pengurus Puskud Ratu Dareda Cs,” tuturnya.

Hal tersebut dibuktikan dengan  tidak dilibatkan pada saat penjualan aset Puskud di kepulauan Sangihe, Padahal sesuai Anggaran Dasar Puskud Sulut pada Bab 15, pasal 32 tentang Hak dan Wewenang Direksi yang kemudian ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama antara Pengurus dan Direksi, sudah sangat jelas Hak dan Wewenang dari Direksi. “Namun direksi seakan ditinggalkan begitu saja. hal ini tidak saja mengingkari perjanjian, tapi suatu pengangkangan terhadap Anggaran Dasar Puskud,” tandas Kaloh.

 

Penulis : Ain

Terpopuler

Elpiji 3Kg Langka, Deprov Minta Pertamina Beritahu...
31 Oct 2018 02:30 - Redaksi

Ferdinand Mangumbahang.    MANADO Kabarpost.com - Gas elpiji 3Kg sangat susah didapatkan saat in [ ... ]

Sangadi Kotabunan Selatan dan Legenda Pendekar Bam...
17 Feb 2018 11:06 - Redaksi

Rengga Paputungan (kiri)  saat berfoto dengan Bupati Boltim Sehan Landjar SH.    KOTABUNAN kaba [ ... ]

Seorang Bayi Lahir di Atas Kapal KM. Holly Mary
02 Jun 2018 03:03 - Redaksi

Bayi perempuan.   TALAUD kabarpost.com -  01 Juni 2018 tepatnya pukul 23.55 Wita,  dalam pelaya [ ... ]

Giat Dampingi Korban Kekerasan Fisik dan Psikis, R...
11 Dec 2018 09:58 - Redaksi

Richlany kepala dinas P3A.    BOLTIM kabarpost - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan A [ ... ]

Other Articles
Kpu
Kpu manado