Bupati Sehan Landjar SH saat menghadiri Rakor bersama sejumlah Kepala Daerah se-Sulut. 

 

BOLTIM kabarpost.com - Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Landjar SH menghadiri rapat koordinasi (Rakor) dan supervisi pemberantasan korupsi terintegrasi. Kegiatan ini diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (21/2).

Saat membuka Rakor, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey SE menyampaikan, terima kasih kepada KPK-RI yang menaruh perhatian terhadap Provinsi Nyiur Melambai. Sulut dipilih menjadi salah satu daerah tujuan dan tuan rumah dalam kegiatan KPK.

"Kesempatan ini juga jadi momentum dalam penjelasan masalah korupsi. Sehingga pemerintahan dari provinsi sampai ke kabupaten kota bisa lebih baik ke depannya," ujar Dondokambey.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan  menyampaikan, pihaknya sangat membutuhkan komitmen dengan pimpinan daerah dalam rangka pemberantasan korupsi. Ia juga menyinggung soal tidak tranparannya keuangan, berpeluang korupsi. Basaria mengemukakan, area modus terbesar korupsi dari pemerintah daerah ada pada pengadaan barang dan jasa.

"Modus pertamanya, tidak transparan. Sebab karena ada mark up dan tidak sesuai spesifikasi. Masalah lain ialah tidak independen. Pemenang tender sudah ditentukan sebelumnya," tutup Basaria.

Dalam kegiatan ini KPK mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Boltim. Dimana merupakan salah satu kabupaten yang terbanyak melaporkan LHKPN (Laporan Harta Kekayaaan Penyelengara Negara). Bukan hanya pelaporan pejabat saja. Namun kurang lebih 400 pegawai telah melaporkan. KPK pun menghimbau, daerah lain agar dapat mencontohi Kabupaten Boltim.

Agenda tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN. Juga berkomitmen untuk program pemberantasan korupsi terintegrasi. Dilakukan oleh seluruh kepala daerah se-Sulut, Kajati dan Kapolda serta Wakil Ketua KPK.

Rakor ini dihadiri Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, Ketua DPRD Sulut, Andrey Angow, Kepala Daerah se-Sulut, Ketua DPRD Kab/Kota se-Sulut, para Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, Irjen Kemendagri, Sri Wahyuni, Kepala BPKP, Drs Gatot Darmasto serta Deputi BPKP Bidang Pengawasan Penyelengaran Keuangan Daerah. 

(rey)

Terpopuler

AARS Terus Sapa Konstituennya Dibeberapa Titik di ...
23 Oct 2020 13:57 - Redaksi

Andrei Angouw saat foto bersama warga di Pakowa. (Foto.ist)     MANADO Kabarpost.com - Sebagai  [ ... ]

Icon Sulut, SMKN Sonder Sekolah Ramah Anak
11 Aug 2018 04:15 - Redaksi

Fredie Saerang,MPd.    MANADO Kabarpost.com - SMKN Sonder meraih prestasi gemilang. Satu-satunya [ ... ]

Kasus Pungli Kembali Menerpa Boltim, SMAN 1 Kotabu...
16 Dec 2017 12:18 - Redaksi

KOTABUNAN Kabarpost.com - Belum lupa diingatan kita kasus pungutan liar (Pungli) di SMPN Daerah Kota [ ... ]

Manado Kota Doa, Walikota GSVL Ajak Masyarakat Ber...
30 Jun 2020 20:01 - Redaksi

(Walikota GSVL galangkan Manado Kota Doa) Manado Kabarpost.com - Dalam pandemi Covid-19 ini, Walik [ ... ]

Other Articles
Unsrat
Unsrat 1
Unsrat 2
Unsrat 3
Fh unsrat