Ayub Ali saat menjalankan masa Reses I tahun 2018 di Molas. 

 

MANADO Kabarpost.com - Permasalahan banjir dan tanah longsor masih menjadi perhatian serius warga yang ada di Kelurahan Molas Lingkungan V,  Kecamatan Bunaken, Kota Manado. 

Hal ini diungkapkan warga kelurahan Molas Lingkungan V, saat anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (SULUT)  Hi Ayub Ali Bugis.SE melaksanakan reses I Tahun 2018, di kelurahan tersebut. Jumat (4/05/2018) malam. 

"Belakangan ini ketika hujan, wilayah kami khususnya linkungan V,  selalu mengalami banjir. Apalagi belakangan ini banjir sudah luar biasa, bahkan sampai di masuk kedalam rumah, karena saluran drainase di lingkungan ini tidak ada," ungkap Nesta Hariyawan dan Roland Onse. 

Warga pun meminta kepada pemerintah agar dapat segera membangun saluran drainase di lingkungan tersebut, jika tidak dibangun maka setiap tahun warga lingkungan V akan dilanda banjir. 

Tak hanya mengeluhkan soal banjir dan tanah longsor, warga juga mempertanyakan soal bantuan pendidikan yang penyalurannya tidak merata dan tidak tepat sasaran. 

"Masalah bantuan pendidikan kebanyakan sebagian masyarakat pendidikan yang hanya dibagikan kepada orang yang mampu. Sedangkan bagi orang miskin tidak tersalur. Kebanyakan bantuan pendidikan hanya tersalur kepada masyarakat bagian Tuminting yang notabennya merupakan warga yang mampu, " ujar Anita Mohammad. 

Menanggapi keluhan dari para warga tersebut Ayub Ali Bugis yang duduk sebagai Ketua Fraksi Amanat Keadilan DPRD Sulut mengatakan, soal banjir yang diakibatkan oleh tidak adanya drainase di lingkungan V dirinya akan melihat lagi apakah kewenangan tersebut merupakan kewenangan provinsi atau kabupaten/kota. 

"Kita akan lihat lagi kewenangannya, apakah ini kewenangan dari provinsi atau kabupaten/kota. Jika itu kewenangan kota maka saya akan koordinasikan dengan walikota. Mudahan itu di tata di APBD, " jawab Ayub. 

Sementara, untuk soal pendidikan dikatakan politisi yang duduk di Komisi III yang membidangi Pembangunan ini bahwa tidak meratanya penyaluran bantuan pendidikan diakibatkan karena data yang dimasukkan oleh pemerintahan terbawa.

"soal bantuan pendidikan ini menjadi masalah data pemerintah terbawa yakni pala. Jadi pala yang paling tahu keadaan warganya serta memberikan data yang miskin dan mampu, ini penting," tegasnya.

Dalam kegiatan reses tersebut juga dilakukan pembagian kaca mata gratis kepada masyarakat. 

Hadir dalam kegiatan reses tersebut, Dinas PU provinsi, PT PLN Rayon Manado Utara, UPTD Balai Mata, serta Kepala Bagian Umun Sekretariat DPRD Provinsi Sulut, Jackson Ruaw. 

(Ain)

Terpopuler

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter, Ini Pesa...
27 Nov 2019 13:38 - Redaksi

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter.   MANADO Kabarpost.com - Rektor Universitas Sam Ratula [ ... ]

Pemkab Boltim Akan Menggelar Dzikir Akbar Dalam Ra...
05 Apr 2019 11:13 - Redaksi

  Bupati dan pengurus Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia.   BOLTIM kabarpost.com - Dal [ ... ]

Libatkan Masyarakat, Perayaan HUT RI ke 73 di Sulu...
18 Aug 2018 03:21 - Redaksi

  MANADO Kabarpost.com - Lain dari tahun-tahun sebelumnya, ditahun 2018 ini dalam perayaan HUT RI  [ ... ]

Puncak Dies Natalies ke-58, Gubernur: Unsrat Gudan...
28 Nov 2019 13:03 - Redaksi

Dies Natalies ke-58.   MANADO Kabarpost.com - Puncak Dies Natalies  Universitas Sam Ratulangi ( [ ... ]

Other Articles