Erna Mokodongan. 

 

BOLTIM kabarpost.com - Yang memiliki kartu asuransi nelayan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tidak dapat diperpanjang lagi, dikarenakan pemerintah pusat telah mengganti melainkan kartu tersebut, dengan jenis kartu baru yakni, kartu pelaku usaha kelautan dan perikanan (kusuka).

Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Erna Mokodongan mengatakan, sesuai dengan data ada 1000 lebih kartu nelayan yang terdistribusi ke para pelaku perikanan tangkap di wilayah Boltim. 

Dari jumlah itu, sekitar separuhnya telah habis masa berlakunya, sehingga bagi nelayan pemegang kartu nelayan sudah mengurus admistrasi lagi untuk mendapatkan kartu kusuka.

“Tahun ini, DKP Boltim menyiapkan 860 kartu kusuka, untuk itu bagi para nelayan yang masih memegang kartu nelayan segera datang ke DKP meregistrasi penggantian kartu. Begitupun dengan nelayan yang belum memiliki kartu agar segera mengurus kartu kusuka, sebab ini penting bagi nelayan, ” kata Erna, Selasa (8/5)

Dia mengatakan, dasar hukum dari kartu baru tersebut adalah Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 39 tahun 2017 Tentang Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan. 

“Dengan keluarnya perundangan tentang kartu kusuka, otomatis regulasi kartu nelayan juga berubah, ” terangnya.

Sesuai namanya, kata Erna kartu tersebut bukan hanya berlaku eksklusif untuk para nelayan tangkap saja, sebagaimana kartu nelayan. Tetapi, pelaku usaha perikanan lain, seperti pembudidaya, pengolah, dan pemasar juga akan menerima kartu kusuka. 

Adapun fungsi dari kartu kusuka adalah sebagai identitas profesi pelaku usaha kelautan dan perikanan. Fungsi lainnya, sebagai basis data dalam memudahkan perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha kelautan dan perikanan. Juga pelayanan dan pembinaan pelaku usaha kelautan dan perikanan.

“Fungsi utama dari kartu kusuka memudahkan bagi pemegang kartu seperti bantuan pemerintah, perizinan, dan lain-lain, ” jelasnya.

Sementara tambah Erna, tugas dari DKP Kabupaten Boltim adalah mengsosialisasikan fungsi kartu kusuka kepada para calon penerimanya. 

Kemudian melakukan verifikasi atas pengajuan para pemohon, melakukan pencetakan kartu, dan mendistribusikannya. 

“Mulai bulan Mei tahun ini kartu ini akan dibagikan untuk nelayan dan bagi para pelaku usaha kelautan dan perikanan, ” tambahnya.

 

(Rheena.P)

Terpopuler

SMKN 1 Tahuna Belajar Pesta Demokrasi Melalui Pemi...
12 Dec 2019 03:20 - Redaksi

SMKN 1 Tahuna.   TAHUNA Kabarpost.com - SMKN 1 Tahuna yang terletak di Kepulauan Sangihe menggel [ ... ]

Tak Terima Anaknya Dicabuli, IRT Ini Lapor Lelaki ...
06 Jan 2021 17:26 - Redaksi

Ilustrasi.   MANADO Kabarpost.com - Lagi, kasus tindak pidana perbuatan cabul kembali menambah bu [ ... ]

Rey Ditangkap Karena Lakukan Pencurian Uang Dalam ...
27 Dec 2019 13:51 - Redaksi

Pelaku yang ditangkap.   MANADO Kabarpost.com - Seorang lelaki berinisial RB alias Rey (28) warga [ ... ]

Jelang Opening Ceremony SEA Games, Brian Lawitan S...
30 Nov 2019 07:47 - Redaksi

(Brian Sumo Lawitan saat mengikuti pelepasan dari Presiden RI, Joko Widodo)   Jakarta Kabarpost.c [ ... ]

Other Articles
Fh unsrat
Elena
Elena 2
Paskah