kondisi korban saat setelah di evakuasi warga untuk di larikan ke Puksesmas terdekat.

 

BOLTIM kabarpost - Naas yang dialami Muhamad Mutalim Yunus (18) warga Tutuyan II status masih duduk di bangku Sekolah SMA N 1 Tutuyan Kecamatan Tutuyan Boltim. Pasalnya, dirinya meninggal dunia tenggelam saat mandi pantai Tanjung Woka Desa Dodap. Minggu, (8/09/2019).

 

Awalnya korban bersama temannya hendak ke tempat wisata tanjung Woka Desa Dodap, setibanya di lokasi korban langsung mandi di tepi pantai yang dangkal yang situasi ombak masih aman. Setelah itu korban yang masih tercatat sebagai siswa SMA N 1 Tutuyan ini kemudian mengajak temannya Aditia untuk berenang sekaligus melompat di posisi ujung tanjung Woka.

 

"Padahal korban dengan temannya sudah berenang di bibir pantai yang situasi masih aman, tapi korban terus mengajak temannya. Dan mereka berdua pun langdung ketanjung. Yang situasi keadaan ombak dalam ketinggian di perkirakan 3 meter dipermukaan laut, alhasil korban langsung melompat meski sudah ada larangan dari kawannya. Diduga kurang memiliki keahlian merenang akhirnya korban kesulitan sehingga tidak dapat menyelamatkan diri," ujar Kakunsi penjaga penjaga tempat wisata tanjung woka.

 

Ujarnya lagi, sempat mendapatkan pertolongan pengunjung namun kondisi korban tetap tak sadarkan diri.

 

"Namun kondisi korban dalam keadaan lemah dan langsung di bawah ke Puskesmas terdekat dengan mobil dari salah satu pengunjung," bebernya.

 

Kepolisian Sektor Urban Kotabunan Didi Prasongko melalui kanit Inter AIPTU DJ Lukman membenarkan adanya kejadian tenggelamnya di Tanjung Woka Desa Dodap.

 

"Korban bernama Muhamad Mutalim Yunus warga Tutuyan," singkatnya.

 

Lanjut dia, Korban bersama rekannya berangkat dari tutuyan II menuju Tanjung Woka Desa Dodap. "Pada pukul 13.30 wita korban tiba di lokasi bersama teman-temannya dalngsung mandi di tepi pantai yang dangkal kemudian korban mengajak temannya berpindah posisi di bagian yang lebih dalam, Kemudian korban terjun melompat dari atas batu ke air dan korban terseret arus ombak ampai jarak kurang lebih 100 meter ketengah laut dan tenggelam. Kemudian korban di temukan terdampar kurang lebih 150 meter dari titil korban melompat dengan sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dan langsung di larikan ke Puskesamas Tutuyan oleh petugas puskesmas langsung melakukan penangan medis namun nyawa korban tidak sempat tertolong dan meninggal dunia," paparnya.

 

Adanya kejadian ini pihaknya, memperingatkan kepada warga masyarakat supaya berhati-hati saat ingin bermandi-mandi karena situasi laut saat ini kurang bersahabat.

 

"Pastikan dulu diti kita memiliki keahlian dalam merenang. Dan berikutnya sebaiknya dalam keadaan arus dan ombak yang sangat kenvang sebaiknya ulurkan dulu niat kita untuk kepantai demi keselamatan kita bersama," tandasnya.

 

(feb)

Terpopuler

Serap Aspirasi, Pansus Pertambangan dan Komisi III...
18 Oct 2018 16:22 - Redaksi

Saat Kunker ke Desa Ehe, Kecamatan Likupang Timur.    MINUT Kabarpost.com - Warga Pulau Bangka k [ ... ]

Diikuti 41 Siswa, USBN SMAN 2 Tomohon di Pantau Ka...
16 Mar 2019 02:02 - Redaksi

  TOMOHON Kabarpost. com - Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di SMAN 2 Manado  [ ... ]

Sekprov Silangen Bersama Forkopimda Tinjau Simulas...
12 Nov 2020 15:08 - Redaksi

Rangkaian foto kegiatan Sekprov Silangen, Kamis (12/11/2020). (Foto.ist)

MANADO Kabarpost.com - P [ ... ]

Buah Pisang Tumbuh tak Lazim Hebohkan Warga
04 Feb 2018 04:08 - Redaksi

Pohon pisang aneh di Desa Bulawan Dua Kabupaten Boltim.    KOTABUNAN kabarpost.com- Sebuah pohon [ ... ]

Other Articles
Unsrat
Unsrat 1
Unsrat 2
Unsrat 3
Fh unsrat