Rilke Afni Johannes,S.Pd, guru berprestasi Boltim.

 

BOLTIM kabarpost - Rilke Afni Johannes,S.Pd di nobatkan sebagai guru berprestasi tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pada tahun 2019 di kategori guru Sekolah Dasar (SD).

 

Afni, begitulah sapaan teman-teman kepada dirinya ini mampu meyakinkan para juri dengan beragam kreativitas serta inovasinya dalam metode pembelajaran sehingga mampu menyingkirkan peserta lainnya dari semua sekolah dasar di Boltim. 

 

Perempuan kelahiran Minahasa, Kabupaten Minahasa, 4 Juni 1981 ini merupakan ASN sebagai guru di SDN Tobongon dan saat ini calon Duta Rumah Belajar 2019 yang di selenggarakan oleh Pustekkom Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). 

 

"Saat ini aktivitas saya selain guru. Sesuai surat tugas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten untuk turun ke tiap-tiap sekolah mensosialisasikan Kuis Kihajar dan Rumah Belajar," jelas Guru SD Badaro ini.

 

Dijelaskannya, Pustekkom adalah salah satu unit kerja atau lembaga di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional.

 

"Model kegiatan yakni pembelajaran berikutnya yang di kembangkan Pustekkom adalah yang menggunakan media internet. Adanya program media internet maka wajib siswa SD memiliki HandPhone (HP) Android," terang Afni.

 

Adanya bakat kemampuan yang dimilikinya tidak lepas dukungan semua pihak.

 

"Semua ini terjadi karena adanya dukungan dari Orang Tua, Suami, rekan-rekan kerja dan atasan," bebernya.

 

Prestasi sebagai guru berprestasi. Kata Afni, tidak lepas dari dukungan pihak Sekolah yang memberikan kesempatan sebagai utusan sekolah untuk bersaing di tingkat Kabupaten .

 

"Sebagai calon Duta Rumah Belajar 2019 tidak lepas dari dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boltim. dari Awal mempercayakan saya mengikuti Diklat TIK yang di selenggarakan Pustekkom dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulut. Sehingga saya dapat mengetahui dan belajar serta mengikuti lomba Duta Belajar 2019," ungkapnya.

 

Meningkatnya dunia pendidikan sekarang ini. Dirinya berharap kepada Pemerintah harus lebih menitiberatkan pembangunan dalam hal peningkatan kwalitas pendidik bukan hanya pembangunan fisik, gedung dan sebagainya. Contohnya, program diklat bagi guru.

 

"Kemudian jika ada guru yang berpestasi bisa mendapatkan beasiswa pemerintah untuk S2," harapnya.

 

Lanjut Afni. Menurutnya, karena perubahan sesungguhnya akan tercipta jika para penerus dalam hal ini siswa bisa menjadi pintar dan berkarakter yang baik. 

 

"Masyarakat lewat pendidik akan lebih memahami betapa pentingnya sekolah bagi anak mereka. Semua itu dari jerih dan juang guru-guru yang ada. Oleh karena itu peran guru sangat besar dalam pembangunan masyarakat seutuhnya," pungkasnya.

 

(feb)

Terpopuler

SMAN 2 Manado Minim Guru
28 Aug 2018 01:19 - Redaksi

Djefri Ombong SPd.    MANADO Kabarpost.com - Dalam peningkatan mutu siswa di tunjang guru berkop [ ... ]

Pemprov Sulut Dukung Lomba Sekolah Sehat (LSS) 201...
05 Jul 2018 10:49 - Redaksi

Kegiatan Rakor Pemantapan LLS 2018 di Ruang WOC  Kantor Gubernur Sulut.    MANADO Kabarpost.com [ ... ]

Tagana Manado Gelar Kegiatan Baksos Sambut HUT ke ...
25 Mar 2018 03:12 - Redaksi

Kegiatan bersih-bersih yang dilakukan oleh Tagana Manado.      MANADO Kabarpost.com - Gerakan  [ ... ]

Kunker di Minsel, OD Borong 10 Ton Semangka Petani...
19 Aug 2020 09:42 - Redaksi

Gubernur Olly saat menyantap semangka di Desa Bajo, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan.  [ ... ]

Other Articles
Iklan telly djangkulung