(Walikota Manado, Vicky Lumentut)

Manado Kabarpost.com - Langkah kongkrit kembali dilakukan Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Manado, demi memutus penyebaran wabah pandemi di Kota Manado bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Dimana, meskipun tidak diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagaimana diinginkan  sejumlah warga, namun Walikota GSVL berencana memperketat keluar-masuk orang di Kota Manado dengan melakukan penjagaan di batas Kota Manado yang dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satuan Pol-PP, Polisi, dan TNl (AD, AL, AU).

“Mohon izin saya sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Manado menginfokan langkah lanjut yang akan dilakukan di wilayah Kota Manado dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Walikota GSVL.

Untuk selengkapnya ini rencana pembatasan orang keluar-masuk wilayah Kota Manado beserta syarat yang harus ditunjukkan kepada tim gabungan Gugus Tugas Covid-19 di batas Kota Manado:

1. Di semua pintu masuk ke wilayah Manado dari kabupaten/kota (Minahasa, Tomohon, Minut) akan dilakukan pembatasan dengan cara pembuatan Pos Jaga.

2. Setiap orang yang masuk wilayah Manado harus dilengkapi surat keterangan kesehatan (rapid-tes) dari rumah sakit, Dinas Kesehatan atau fasilitas kesehetan yang resmi. Dan izin lakukan perjalanan dari Lurah atau Kepala Desa dari desa atau kelurahan tempat tinggal dan menunjukkan KTP atau kartu keluarga.

3. Setiap orang wajib pakai masker. Kalau tidak gunakan masker maka tidak diizinkan masuk wilayah Kota Manado.

4. Di pos jaga setiap orang yang masuk akan di-test oleh petugas. Jika suhu badannya di atas 38° C akan langsung diantar oleh petugas ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

5. Penumpang dalam kendaraan roda 4 ke atas dibatasi maksimal 50% dari total seat yang ada, untuk tujuan jaga jarak.

6. Jam masuk Manado, Pukul 06.00 – 19.00 Wita.

7. Pengecualian dari aturan pembatasan ini adalah: petugas kesehatan, ambulance yang membawa orang sakit, ambulance yang membawa jenazah, pemadam kebakaran, mobil pribadi yang membawa orang sakit menuju rumah sakit rujukan, petugas Polisi dan TNl, serta keadaan darurat lainnya.

8. Petugas Pos Jaga dari tim gabungan yang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol-PP, Polisi dan TNI (AD, AL, AU).

9. Pembatasan ini akan mulai berlaku Rabu 27 Mei sampai 10 Juni 2020, dan akan dievaluasi kelanjutannya.

“Demikian rencana yang akan dilakukan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kota Manado. Mohon pendapat dan saran dari kawan-kawan Forkopimda Manado. Terima kasih, selamat bertugas dan sukses. Salam sehat,” pungkas Walikota GVSL.

 

(Reza)

Terpopuler

Disbun Sulut Bentuk Lembaga Ekonomi Masyarakat Sej...
22 May 2018 15:17 - Redaksi

Refly Ngantung.   MANADO Kabarpost.com - Demi terwujudnya masyarakat di pedesaan yang lebih sejah [ ... ]

Pelaku pengancaman Pakai Sajam Diringkus Tim Lipan...
06 Jul 2020 00:05 - Redaksi

Pelaku yang ditangkap karena lakukan pengancaman.   MANADO Kabarpost.com - Seorang lelaki berinis [ ... ]

SBSI Korwil Sulut Ikut Kongres ke-6 di Jakarta Pon...
04 Apr 2018 06:22 - Redaksi

SBSI Korwil Sulut.    JAKARTA Kabarpost.com - Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Korwil Su [ ... ]

Pemprov-Deprov Sepakati KUA PPAS APBD Sulut 2021
12 Nov 2020 15:18 - Redaksi

Foto bersama dalam Rapat Paripurna   MANADO Kabarpost.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara da [ ... ]

Other Articles
Fh unsrat
Elena
Elena 2
Paskah