(UM Kota Gorontalo saat menyambangi Pemkot Manado untuk belajar Cara Penanganan Dampak Covid-19 dan Toleransi di Kota Manado)

Manado, Kabarpost.com - Universitas Muhammadiyah (UM) Kota Gorontalo yang dipimpin oleh Ketua Rombongan, Umar Sako Baderan, SE MSi, Selasa (6/4/20) menyambangi Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. Dimana, para Staf Pengajar UM Gorontalo ingin mengetahui sekaligus belajar tentang langkah-langkah dan strategi dari Walikota Manado, G S Vicky Lumentut dan Wakil Walikota, Mor D Bastian dalam penanggulangan penyebaran pandemi Covid-19 di kota Manado yang beralih dari zona merah resiko tinggi ke zona kuning resiko rendah, juga Penghargaan Indeks Kota Toleran Award 2021 yang diraih Kota Manado.

Dalam kunjungan UM Kota Gorontalo tersebut, diterima oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra kota Manado, Heri Saptono bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Manado. Umar Sako Baderan menjelaskan, maksud dan tujuan kedatangan ingin mempelajari tentang kebijakan-kebijakan Pemerintah kota Manado di masa pandemi Covid-19, bagaimana kota Manado tetap bisa menumbuhkan sektor-sektor bisnis, dan jam operasional.

“Kami ingin mencari tahu sistem dan cara Pemkot Manado mengedukasi masyarakat tentang bahaya virus corona dan pentingnya penanganan tersebut. Saya melihat kota Manado konsisten dalam memberlakukan jam operasional yaitu pertama pada jam 8 malam, dan sekarang pukul 10 malam semua tempat bisnis sudah ditutup," katanya.

Sementara itu, Asisten I yang mewakli Walikota Manado menyampaikan selamat datang kepada rombongan, semoga betah selama berada di Kota Manado. 

“Di Manado tidak ada orang Gorontalo, tidak ada orang Jawa, tidak ada orang Papua, tapi yang ada adalah orang Manado yang berasal dari Gorontalo, Jawa, Papua, semua yang tinggal di Manado adalah orang Manado," ujar Drs. Heri Saptono.

Asisten I menambahkan, Pemkot Manado tetap melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait tata cara penanggulangan penyebaran covid-19 di kota Manado, mensosialisasikan kepada masyarakat tentang betapa pentingnya pakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan menghindari pertemuan yang tidak penting.

Bahkan Pemkot Manado sudah melakukan vaksin per kluster yang sering seperti fasilitas publik para pelayan publik, staf medis, dan masyarakat umum, "pungkasnya.

Diketahui, dalam pertemuan tersebut, turut hadir Wakil Ketua Adrfi laikun, ST, Wakil Ketua Komisi III Boby Daud, Sakbir, S, Sos, MAP, Dr. Nurlan Boutihe, SE, M.Si, Kabag Kerja Sama Ir. Vanda Tulenan, Kasubag Fasilitasi Kerja Sama Dalam Negeri Adriel, Jacobs ST, M.Si dan jajaran Pemerintah Kota Manado.

 

(Reza)

Terpopuler

Rotinsulu Dipercayakan Nakodai Dinas PM-PTSP
19 Feb 2018 15:18 - Redaksi

Jimmy Rotinsulu saat diangkat menjadi Pelaksana Tugas DPM PTSP.   MANADO Kabarpost.com - Senin (1 [ ... ]

Puluhan Siswa SD Ikuti OSN Tingkat Provinsi
05 Apr 2018 02:09 - Redaksi

Drs Suyoto,MPd.    MANADO Kabarpost.com - Seluruh siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar akan (SD) be [ ... ]

Pemrov Bakal Salurkan Komputer
27 Jul 2018 12:45 - Redaksi

dr L Grace Punuh,MKes.    AIRMADIDI Kabarpost.com - Dalam kesiapan Ujian Nasional Berbasis Kompu [ ... ]

Pemkab Boltim Mencanangkan Desa Bukaka Sebagai Kam...
29 Nov 2018 10:23 - Redaksi

asiten I amin musa mewakili bupati sehan landjar dalam pencanangan kampung KB di Desa Bukaka.    [ ... ]

Other Articles
Fh unsrat
Elena
Elena 2
Paskah