Kembali bersatu membangun Unsrat, kandidat pilrek lainnya ikut memberikan dukungan bagi rektor terpilih Prof Ellen Kumaat. (istimewa)

 

MANADO Kabarpost.com - Pasca pilrek dan pelantikan rektor Unsrat periode 2018-2022 yakni Prof DR Ir Ellen Joan Kumaat, MSc DEA, harus diakui ada begitu banyak konflik internal yang terjadi. Meski demikian semuanya harus kembali dilebur menjadi satu dalam misi yang sama membangun Unsrat yang lebih baik, universitas kelas dunia.

Hal ini dikatakan juru bicara Unsrat, Hesky Kolibu MT, Rabu (04/07/2018).

 “Demokrasi memang akan membawa pada perbedaan pilihan, dalam sebuah kompetisi pemilihan rektor, itu hal yang biasa. Saat ini perhelatan pilrek sudah selesai. Ibu rektor sudah dilantik oleh Menristekdikti dan kini saatnya kembali bersatu membangun Unsrat yang lebih baik,” tuturnya.

 Apalagi dalam proses pelantikan, Kolibu mengatakan ibu rektor Prof Ellen bahkan melibatkan pula sejumlah pejabat yang sebelumnya ikut bersaing dalam pilrek.

 “Saya lihat komitmen ibu rektor sudah sangat baik, malahan dalam acara pelantikan, Kamis (28/6) di Jakarta, ibu juga menggandeng Prof Grace Kandou, Prof Adrian Umboh bahkan Prof Doddy Sumajouw untuk bersama-sama. 

Tidak ada lagi riak-riak pilrek, semuanya bahkan memberikan dukungan bagi ibu rektor, meski sebelumnya perna