MANADO Kabarpost.com - Ujian Nasional (UN) SMA urutan 32 dari 34 provinsi. Sedangkan SMK urutan ke 31 atau terbawa nasional. Sepertinya  Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di setiap mata pelajaran mandeg terlebih bimbingan belajar pada siswa di sekolah tidak ada.

Menurut Pemerhati Pendidikan Drs Jovial Star Wowor,MSi mengatakan sejatinya MGMP adalah forum saling memicu dan memacu profesional guru. 

“MGMP pada hakekatnya membahas usaha proses pembelajaran efektif dan kontekstual dengan lingkungan dan kebutuhan peserta didik dlm berinteraksi dgn kehidupan yang nyata,”ujarnya.

 Jadi MGMP mengkualitaskan strategi dan metodologi pembelajaran agar hasil pembelajaran akan lebih efektif dalam pencapaian tujuan pembelajaran yang bermakna.

Lebih lanjut Mantan Kadis Pendidikan menegaskan Pelaksanaan MGMP yang efektif sangat produktif membantu guru dlm tugas keprofesionalannya. Dan sudah pasti berkontribusi menyiapkan peserta didik dalam kesiapannya mengikuti ujian termasuk UNBK.

“Disinilah letak penting dan perlunya MGMP sebagai sarana saling membagi ilmu dan penguasaan konten / materi mapel yang diampu dan penggunaan model/teknik/metode yang sesuai dengan kontrn/ materi,”terangnya.

Sementara sejumlah kepsek SMK dan SMA menegaskan MGMP sangat penting. 

Kepala Smkn 1 Bitung Dra Treesje Tengker, MSi bersama Kepala SMAN 1 Bitung Dra Fonny Tomudo,MPd mengatakan sangat perlu dan penting untuk pengembangan kompetensi guru setiap mata pelajaran

“Wadah tersebut peningkatan pendidikan. Harus dibuat terencana dan diputuskan bersama terjadwal dan terencana. Sebab mgmp di bitung saat ini tidak berjalan,”akunya.

Senada disebutkan Ketua MKKS Sulut Drs Anton Rosang, MPd menjelaskan melalui MGMP kesulitan-kesulitan  dalam proses pembelajaran (Penyiapan perangkat pembelajaran.

“Kegiatan pembelajaran, evaluasi pembelajaran, serta tindak lanjut kegiatan pembelajaran) dapat diatasi lewat masukan-masukan para guru yang tergabung dalam MGMP. Ini juga merupakan salah satu poin program kerja MKKS SMA Provinsi tentang memberdayakan MGMP dalam proses pembelajaran,”imbuhnya. 

Oleh karena itu, Kepala SMA Kawangkoan menegaskan  harus diselesaikan lewat MGMP. Apalagi kalau guru yang masa bodoh sudah menerima tunjangan sertivikasi guru.

Rosang menambahkan Ada mgmp tidak jalan perlu sekali itu digalakkan karena  guru yang ada diekolah pengetahuannya tidak sama, karena ada guru yang berprestasi cuman dia tidak tahun untuk membagi ilmunya kemana karena jujur mgmp tidak jalan.

Terpisah Kepala SMKN 4 Manado, Drs Jeener Rumerung mengatakan sebagai seorang guru, MGMP sangat perlu, sebagai wadah bagi guru mata pelajaran tertentu.

“MGMP dapat dijadikan wadah bagi guru untuk mengembangkan kreatifitas dan inovasi dalam meningkatkan profesionalisme guru serta inovasi pembelajaran yang berkualitas. Sebagai wadah MKKS dapat memperluas wawasan dan pengetahuan guru mata pelajaran dalam upaya mewujudkan pembelajaran yang efektif dan efisien,”katanya. 

Oleh karena itu MGMP sangat perlu untuk digiatkan mulai dari internal sekolah, di tingkat kab/kota sampai tingkatk provinsi.

“Maka MGMP mapel UNBK untuk bahasa indonesia, bahasa inggris dan Matematika, perlu digiatkan, dalam rangka memacu peningkatan hasil UNBK ke depan,”terangnya.

Senada dikatakan Kepala SMK PP Kalasey Drs Jemmy Jemerimas,MSi menyebutkan kemampuan para guru berbeda.

“Guru senior dan junior duduk bersama di mata pelajaran akan menjadi transformasi pengetahuan, ketrampilan. Jadi tingkat kopetensi guru-guru mata pelajaran merata kemampuan, maka melalui wadah mgmp baku bekeng pandai,” tukasnya.

Mantan Kepala SMA Eben Haezer Manado, Kelembagaan MGMP formal. “Pengurus dipilih sesuai aturan, bukan hanya ditunjuk. Harus ada pemilihan sacara demokrasi, Ketua dan pengurus harus dilegalkan SK Kadis dan membuat program jelas dan selektif benar-benar subtasi, jangan hanya sekedar berkumpul. Harus mmembuat perangkat pembelajaran, jangan hanya copipaste,”bebernya.

Selain itu,Jeremias memastikan kemampuan para guru merata. “Dengan kempuan guru meningkat secara otomatis guru tersebut percaya diri mengajar. Karena banyak guru-guru tukang marah-mara, Cuma suruh bikin tugas itu kemampuannya rendah. Jadi kalau guru memiliki kopetensi tinggi akan enjoi mengajar. Jadi mgmp berkomitmen,bertanggung jawab dan memiliki sasaran jelas dan target apakah pembelajaran hari-hari, karena wadah tersebut banyak dibahas diantaranya strategi menghadapi unbk,usbn dan membuat soal-soal yang benar,”tandasnya.

 

(tian)

Terpopuler

DLH Boltim Sosialisasikan PERS
11 Jan 2019 06:56 - Redaksi

 tim sosialisasi dan SKPD terkait.    BOLTIM kabarpost.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabup [ ... ]

Diskominfo Boltim Sediakan Wi-Fi Gratis Bagi CPNS ...
14 Nov 2019 13:09 - RedaksiDiskominfo Boltim Sediakan Wi-Fi Gratis Bagi CPNS Mendaftar Online

  Muh. Hamdi Egam, Kepala Diskominfo Boltim.   BOLTIM, Kabarpost.com - Guna Membantu para cal [ ... ]

GMIM Wilayah Manado Baksos ke Panti Asuhan
18 Jan 2018 06:11 - Redaksi

MANADO Kabarpost.com - Jemaat GMIM wilayah Manado-Winangun menggelar bakti sosial. Menurut Ketua Wil [ ... ]

Dua Bulan Buron, Pelaku Penganiayaan Ditangkap di ...
30 Jul 2019 15:19 - Redaksi

Pelaku yang ditangkap.   MANADO kabarpost.com - Tim Resmob Polresta Manado berhasil meringkus pel [ ... ]

Other Articles
Kpu so ba pilih