Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat membuka OSN XVIII di Grand Kawanua.

 

MANADO Kabarpost. com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menggelar Olimpiade Sains Nasional (OSN). Kali ini, ajang bergengsi bagi para ilmuwan belia ini digelar di dua provinsi yaitu Sulawesi Utara dan D.I. Yogyakarta.

 

Ajang OSN di Manado Sulawesi Utara, kompetisi bagi siswa SMA/MA sementara di Yogyakarta kompetisi sains bagi siswa SDMI dan SMP/MTs. Tahun ini, tema yang diangkat yaitu 'Mencintai Sains, Mengukir Masa depan.

 

Menurat Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Didik Suhardi, PhD mengatakan, ajang tahunan ke-18 ini menjadi salah satu inovasi Pemerintah untuk mencetak calon ilmuwan berkelas dunia yang akan membawa Indonesia pada kesejahteraan. 

 

"Diyakini sains dan teknologi sangat membantu manusia dalam meningkatkan taraf kehidupan dan menyelesaikan permasalahan yang ada secara cepat dan akurat," katanya saat menyampaikan sambutan pada pembukaan OSN XVII di Grand Kawanua Convention Center, Manado, Sulawasi Utara, Senin (1/7/2019). 

 

Ajang OSN juga menjadi sarana untuk mendapatkan siswa terbaik yang akan mewakili Indonesia di kompetisi sains tingkat internasional.

 

Oleh karena itu, tambah Didik, Kemendikbud senantiasa berupaya memfasilitasi siswa-siswi diseluruh Indonesia agar bisa belajar seperti para ilmuwan dunia melalui pelengkapan fasilitas laboratorium, alat peraga pembelajaran, dan produk teknologi terharu.

 

Sebagai penduduk terbesar ke-4 dunia, menurut Didik, sumber daya manusia Indonesia harus mampu menguasai sains dan teknologi di seluruh bidang kehidupan. Namun Didik tak memungkiri adanya dampak negatif di balik upaya peningkatan suber daya dan sarana-prasarana teknologi. Sebut saja pencemaran lingkungan, maraknya hoaks, hingga pergeseran budaya. 

 

"Agar sains dan teknologi dapat memberikan penganuh yang positif, diperlukan kolaborasi rasionalitas dan nilai-nilai empiris dengan nilai-nilai moral yang berakar pada budaya bangsa dan nilai-nilai religius, sehingga pemanfaatannya diiringi rasa tanggung jawab secara penuh." jelasnya. 

 

Ditambahkan, dapat dilakukan dengan penumbuhan budaya literasi dan penguatan pendidikan karakter di sermua satuan pendidikan tahun ini.

 

"OSN jenjang SMA/MA diikuti oleh 1.078 siswa yang berlaga di bidang Fisika komputer, Ekonomi, Kebumian, Geografi, dan Infomatika. Sedangkan OSN jenjang SD/MI diikuti oleh 272 siswa yang berlaga di bidang Matematika dan Kimia, Biologi, Astronom IPA. sementara jenjang SMP/MIS diikuti oleh 396 siswa yang berlaga di bidang Fisika dan Blologi. Total partisipan termasuk guru pendamping, juri, dan panitia mencapai 2.064 orang," ujarnya.

 

Siswa berprestasi akan mendapatkan hadiah berupa tabungan, piagam, dan medali piala dan mendapatkan predikat sebagai juara umum dan berhak memboyong piala bergilir Mendikbud. Tahun lalu juara umum Sumatera Barat, adalah DKI Jakarta. Selain menjalani lomba, peserta OSN juga mengikuti wisata edukasi di seiumlah termpat wisata menarik.

 

(tian)

Terpopuler

Heli MI-35 Gagal Terbang
06 Jan 2020 13:55 - Redaksi

Terjadi insiden cuaca buruk yang mengakibatkan Heli MI-35 tidak jadi terbang.   SANGIHE Kabarpost [ ... ]

Silangen Optimis PPD Lahirkan Inovasi Perencanaan ...
08 Feb 2021 15:35 - Redaksi

Sekdaprov Silangen saat membuka kegiatan PPD Tingkat Provinsi Sulut secara Virtual. (Foto.ist)    [ ... ]

Mengenang Sabtu Kelabu 27 Juli 1996
27 Jul 2020 13:38 - Redaksi

Aktivis pro Sulut dalam memperingati Sabtu Kelabu.   MANADO Kabarpost.com - Hari ini (27/7), bebe [ ... ]

Elektabilitas MOR - HJP Meroket, Tindi : Ini Adala...
18 Nov 2020 03:51 - Redaksi

Jim R Tindi.   MANADO Kabarpost.com - Ketua DPW PRD Jim Robert Tindi menegaskan kalau saat ini e [ ... ]

Other Articles
Fh unsrat
Elena
Elena 2
Paskah