Isak tangisan siswa melihat peti jenazah efraim yang tiba disekolah.

 

Touluaan Kabarpost. com - Meninggalnya siswa terbaik dalam lomba kerampilan siswa SMK ke XXVII tahun 2019 di jogyakarta, membawa kesedihan yang mendalam.

 

Tangisan airmata siswa tumpa ruah saat ambulans masuk di sekolah SMKN 1 Toulaan saat di turunkan peti jenazah almafhum Efraim Ponomban. Terlihat masyarakat turut hadir bersama siswa-siswi.

 

Guru pendamping Fredi Longkong mengatakan almarhum siswa cerdas dan trampil.

 

"Sebagai peserta kompetensi dalam kegiatan lomba keterampilan siswa bidang autobody repair di tingkat nasional, almarhum sangat cerdas,"ujarnya di hadapan Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut dr Grace Punuh, MKes, Kabid SMK Debby Mamangkey, MAP dan Kacabdin Mitra Minsel Drs Max Lengkong, MPd,  Kepala Sekolah SMKN 1 Touluaan Fecky Lintong, MPd dan para siswa maupun masyarakat. 

 

Diceritakan saat usai foto bersama di candi prambanan, almarhum mengetok pintu kamarnya. 

 

"Kisaran Pukul 16.25 Wib, Efraim mengetok pintu kamar. Selamat sore mner, Saya sudah mengikuti kegiatan edukasi untuk siswa LKS, sembari menyodorkan foto kepada saya. Ini foto saya, baguskan ucapnya menirukan penyampaian almarhum,”katanya.

 

Lanjut Lengkong, Setelah itu dia mengatakan saya akan mandi di kolam. Fredi menanyakan apakah Efraim sudah makan? 

 

“Jawab Almahum, Saya sudah makan di lokasi candi prambanan, nanti saya makan di hotel saja,”kata fredi mengijinkan mandi di kolam karena teman-temannya saat itu juga sedang mandi di kolam.

 

Setelah keluar, ternyata listrik tidak menyala. Sehingga dari lantai dua tempat saya menginap, mereka mengikuti tangga darurat, untuk melalui tangga darurat terlihat lobi dan kolam renang.

 

Sesampai di lobi, menurut temannya Nifri dari SMK tondano melihat dahulu kebawah tidak terjadi apa-apa, lalu dia duduk. Kemudian anak kami Efraim mengganti menuruni tangga.

 

Dikatakan, Menurut temanya, almarhum yang saat itu menuruni tangga terpeleset.

 

Adanya kejadian tersebut Kami bersama pihak hotel menganalisa. 

 

"Ada corran melebar 20-30 cm. Tidak ada unsur kesengajaan kecelakaan yang dialami efraim,"kata sembari mengucap rencana manusia tidak sama dengan rencana tuhan,"tandasnya.

 

(tian)

Terpopuler

FH Unsrat Lakukan Rapid Test
19 Oct 2020 12:08 - Redaksi

Para dosen, pegawai dan staff  Fakultas Hukum Unsrat saat melakukan rapid test.   MANADO Kabarpo [ ... ]

Gubernur Olly Ajak Masyarakat Sukseskan Vaksinasi ...
17 Jan 2021 23:27 - Redaksi

Gubernur Olly saat melaunching vaksin Covid 19 di RS Lapangan Covid-19 Kitawaya Manado, Jumat (15/1/ [ ... ]

Worang : Kimong Bakal Buat NTP Naik, Gini Rasio T...
15 Jul 2020 15:44 - Redaksi

Komisaris Bank SulutGo saat bersama Walikota Kotamobagu Tatong Bara baru-baru ini.(Foto: ist)   B [ ... ]

Bupati Depri : Hari Ini Aktivitas Belajar Mengajar...
19 Aug 2020 03:36 - Redaksi

Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh.   BOLMUT Kabarpost.com - Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bol [ ... ]

Other Articles
Ucapan indomaret
Ucapan selamat BSG
Ucapa idul fitri