salah satu pelaku pencuri cengkeh di dalam mobil petugas di polsek urban kotabunan. 

 

BOLTIM kabarpost - Jajaran Polsek Urban Kotabunan Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bekerja sama dengan Tim Resmob Polda Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menangkap tiga orang yang di duga pelaku pencuri cengkeh di sejumlah Desa di Kecamatan Kotabunan dan Tutuyan.

 

Penangkapan terhadap ketiga tersangka terkait adanya kasus pencurian cengkeh yang terjadi di beberapa lokasi yang berbeda di, masing-masing di Desa Buyat, Desa Kotabunan Barat, wilayah Panang Desa Kotabunan Induk, Desa Paret Kecamatan Kotabunan dan pencurian di Desa Kayumoyondi Kecamatan Tutuyan.

 

Informasi sementara yang berhasil di rangkum media ini. Pengungkapan pencurian cengkeh yang beraksi diberbagai tempat itu berawal saat pelaku menjual cengkeh yang masih mentah di salah satu gudang pembeli cengkeh di Kota Manado. 

 

Cengkeh mentah yang di jual oleh oknum terduga pencuri ini menimbulkan kecurigaan oleh pembeli dan langsung mengambil tindakan dengan menghubungi Tim Resmob Polda Sulut, Tim Resmob langsung ke lokasi dan mengamankan tersangka.

 

"Saat di tangan Petugas Tim Resmob, pelaku mangakui telah melakukan pencurian di beberapa tempat di wilayah Kecamatan Kotabunan dan Tutuyan, dengan pengakuan itu pelaku langsung di bawa anggota Tim Resmob Polda Sulut ke wilayah Kecamatan Kotabuna dan Tutuyan untuk menunjukan tempat lokasi dimana mereka mencuri cengkeh warga," jelas Kanit Reskrim IPTU Sudarsono. Rabu, (13/07/2019).  

 

Lanjut Sudarsono, untuk pengembangan kasus saat ini pelaku telah di amankan di Polsek Urban Kotabunan guna penyelidikan lebih lanjut. 

 

"Kami masih terus kembangkan kasus siapa-siapa dalang aksi pencurian cengkeh ini," jelasnya.

 

Selain itu Kapolsek Urban Kotabunan Kompol Suparno, mengatakan. Pelaku pencuri Cengkeh ini sudah lama menjadi Target Operasi (TO) Polda Sulut dan Polsek Urban Kotabunan.

 

"Pelaku sudah menjadi TO Polsek Urban Kotabunan pencurian Kambing beberapa bulan yang lalu," ungkap mantan Kapolsek Kema ini.  

 

Adri Yuski Sigar Warga Minahasa Tenggara (Mitra) korban pencurian cengkeh saat melapor di polsek Urban Kotabunan. Kepada media ini membeberkan, pada pukul 02:30 itu anaknya bersama buruh panjat cengkeh tertidur.

 

"Anak bersama buruh panjat ini sudah tidur karena efek capek seharian di atas tangga, pada pukul 03:00 Wita sabtu subuh, tiba-tiba saya sudah ada pirasat lain, sehingga saya bangun dan memeriksa tempat penyimpanan cengkeh, langsung kaget melihat cengkeh 16 karung ukuran 50 liter sudah tidak ada, dari situ saya langsung membangunkan anak dan teman-teman. Ternyata setelah di periksa pencuri membobol dinding triplek. Dari 16 karung itu semuannya ada 800 liter mentah," bebernya.

 

Dirinya berharapa, cengkeh yang di curi supaya dapat di kembalikan.

 

"Saya dapat cengkeh itu dari hasil beli buah pohon di Kayumoyondi. Saya merasa di rugikan dengan aksi pencuri ini. Saya minta kepada Polsek agar pelaku dapat mengembalikan cengkeh yang mereka sudah curi, dan kemudian pelaku di tindak sesuai hukum yang berlaku. Kemudian pelaku kembali ke jalan yang benar. Sadarlah karena sudah berkeluarga setidaknya napkah yang di berikan kepada anak istri itu dengan cara yang halal bukan dari hasil curian," harap Adri.

 

(feb)

Terpopuler

Tebar Bibit Bobara, Ini Tujuan Dandim 1309 Manado
21 Aug 2020 11:37 - Redaksi

Rangkaian HUT RI ke 75 dengan kegiatan tebar bibit Bobara.   MANADO Kabarpost.com - Masih dalam r [ ... ]

Pakaya: Mewujudkan Pemilu Yang Bersih, Harus Dimul...
11 Sep 2020 08:45 - Redaksi

Kegiatan sosialisasi Pengawasan Pemilu.   BOLMUT Kabarpost.com - Panitia Pengawas Pemilihan Umum  [ ... ]

Tukang Ojek di Ringkus Tim Paniki Karena Lakukan C...
04 Aug 2019 11:37 - Redaksi

Pelaku saat diamankan.   MANADO kabarpost.com - Dua lelaki masing masing JL alias Julianus (22) w [ ... ]

OSN 2019, Sulut Gondol Empat Mendali
06 Jul 2019 04:43 - Redaksi

OSN 2019.   MANADO Kabarpost. com - Ajang bergensi Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang dilaksana [ ... ]

Other Articles
Fh unsrat
Elena
Elena 2
Paskah