Ketiga terdakwa saat mengikuti sidang perdana.

 

MANADO kabarpost.com - Sidang perdana kasus pembunuhan anggota TNI yakni Kopda Lucky Prasetyo (36) warga Kabapaten Naganjuk Provinsi Jawa Timur yang berdomisili di Kelurahan Teling Bawah Kecamatan Wenang, resmi digelar di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Kamis (26/9) sekitar 10.30 Wita.

 

Kejaksaan Negeri Manado melalui Jaksa Penuntut Umum Merry C Rondonuwu resmi mendakwa tiga terdakwa, HT alias Herry (31) warga Kelurahan Tanjung Batu Kecamatan Wanea, AB alias Lams (36) warga Kelurahan Wanea Kecamatan Wanea, dan AS alias Andi (34) warga Kelurahan Malalayang Satu Kecamatan Malalayang.

 

"Para terdakwa di dakwah melanggar kesatu primair pasal 338 KUHPidana jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana, subsidair pasal 170 ayat (2) ke 3 KUHPidana, lebih pasal 354 ayat ke (2) KUHPidana jo pasal 55 ayat (1) ke 1 dan kedua primair pasal 170 ayat (2) ke 2 KUHPidana subsidair pasal 351 ayat (2) KUHPidana jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana, dan ketiga primair pasal 170 ayat (2) ke 1 KUHPidana subsidair pasal 351 ayat (1) KUHPidana jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana," Ujar Rondonuwu dihadapan majelis hakim Relly D Behuku SH MH, franklin B Tamara SH MH, dan Ferry M J Sumlang SH.

 

Kasus yang sempat menghebohkan ini terjadi pada Sabtu (29/6) lalu. Dimana, saat itu antara korban bersama beberapa temannya sedang sedang berada di tempat hiburan malam Altitude, kemudian para terdakwa yang saat itu duduk disamping meja korban, mengajak untuk bergabung dan menikmati minuman beralkohol bersama sama.

 

Sekitar 05.30 Wita, korban bersama temannya hendak pulang kerumah, namun saat di parkiran Altitude salah seorang terdakwa mengambil handphonenya dan merekam, sambil mengatakan Inilah pimpinan angkatan darat". Namun teman korban yang tidak terima direkam, mencoba untuk mengambil handphone tersebut. Sehingga terjadi tarik menarik handphone antara keduanya.

 

Kemudian korban mendekat dengan maksud untuk mencoba melerai, namun tiba tiba terdakwa Herry langsung menganiaya korban dengan menggunakan kepalan tangan. Nah,,, dari situlah terjadi penganiayaan secara bersama sama yang dilakukan oleh ketiga terdakwa terhadap korban dan temannya, hingga mengakibatkan korban Lucky Prasetyo meninggal dunia dilokasi kejadian. Sementara teman korban lainnya harus mendapatkan perawatan medis dirumah sakit karena luka yang diderita cukup serius.

 

(Kp 02)

Terpopuler

Olly Yakin Sulut jadi Super Hub
24 Nov 2020 07:43 - Redaksi

Olly-Steven saat menghadiri acara konsolidasi Perindo, di Hotel Peninsula Manado, Senin (23/11/2020 [ ... ]

Lakukan Pencabulan Gadis 14 Tahun, Sarwo Diringkus
09 Mar 2020 15:18 - Redaksi

Pelaku yang diamankan oleh Polresta Manado.   MANADO Kabarpost.com - Tim Resmob Polresta Manado b [ ... ]

Pamitan di Paripurna Terakhir, DPRD Minut Puji Kin...
01 Dec 2020 06:29 - Redaksi

Pjs Bupati Clay saat menghadiri rapat paripurna. (Foto.ist)   MINUT Kabarpost.com - Di sela saat  [ ... ]

Guna Memantapkan Program Unit Kerja, Unsrat Gelar ...
23 Jan 2018 12:37 - Redaksi

MANADO Kabarpost.com - Memasuki Tahun 2018, Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar Rapat kerja [ ... ]

Other Articles
Fh unsrat
Elena
Elena 2
Paskah