Aulia saat melapor atas dugaan pencemaran nama baik di medsos.

 

TALAUD Kabarpost.com - Perbuatan melakukan tuduhan, penghinaan atau pencemaran nama baik melalui media sosial, selain masuk dalam kategori pencemaran nama baik sebagaimana diatur dan diancam dalam KUHP (Pasal 310) juga termasuk dalam perbuatan yang melanggar ketentuan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

 

Bijak dalam menggunakan media sosial, dalam perkembangannya di era digital sekarang ini bukan hanya “mulutmu harimaumu” melainkan juga “jarimu harimaumu”

 

Dalam Undang-Undang ITE, pencemaran nama baik diatur dalam Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (1), yang masing-masing dikutip sebagaimana berikut :

“Setiap orang dengan sengaja, dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”

“Setiap orang yang memenuhi unsur sebagimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).”

 

Pasal 310 KUHP, yang dikutip sebagai berikut :

“Barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.”

 

Sebuah akun media sosial Facebook atas nama Meliana Taumoloba dilaporkan ke Polres Melonguanne Kabupaten kepulauan Talaud oleh salah seorang wanita Aulia Lindo Melonguanne.

 

Akun Facebook tersebut dilaporkan ke pihak yang berwajib karena diduga melakukan pencemaran nama baik.

 

Aulia menjelaskan, pelaporan ini berawal dari postingan akun Facebook Meliana Taumoloba.

 

Postingan berisikan uneg-uneg oleh akun atas nama Meliana Taumoloba itu,  yang memposting kata-kata kotor dan tidak pantas bahkan fitnah dan penghinaan. 

 

“Akun Meliana Taumoloba.Menuliskan tentang penghinaan serta kata-kata kotor seperti wartawan pelacur, wartawan Oon, Kira-kira seperti itu isinya,” ungkap Aulia.

 

 

(Aulia)

Terpopuler

Jelang Pelaksanaan Jumbara, Ketua TP-PKK Boltim Nu...
08 Oct 2019 08:10 - Redaksi

Ny, Nursiwin Dunggio, SAP di dampingi Asisten I Hariono Sugeha, Kepala DPMD Uyun Pangalima saat memi [ ... ]

Inspeksi Mendadak, Kapolda Sulut kunjungi Polres M...
25 Oct 2020 01:23 - Redaksi

Kunjungan kerja yang dilakukan Polda Sulut ke Polres Minsel, Sabtu (24/20)   MINSEL Kabarpost.com [ ... ]

Pangdam XIII/Merdeka Kunjungi Mapolda Gorontalo
30 Jun 2020 10:13 - Redaksi

Kunjungan Pangdam XIII / Merdeka yang dihadiri Gubernur Gorontalo.   GORONTALO kabarpost.com - Pe [ ... ]

Mahasiswa FH Unsrat Belajar Menulis di Media Massa
13 May 2019 09:04 - Redaksi

Mahasiswa Fakultas Hukum.   MANADO Kabarpost.com - Fakultas Hukum (FH) Unsrat Manado bekerjasama  [ ... ]

Other Articles
Fh unsrat
Elena
Elena 2
Paskah