Jackson Kumaat. 

 

MANADO Kabarpost.com - Kegiatan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (PKN-Revmen) sukses digelar sejak awal pembukaan sejak 26 Oktober 2018 hingga pada penutupan 28 Oktober 2018. 

Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jackson Kumaat sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. 

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan yang diprakarsai oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw sangat sukses.

"Apresiasi buat pemerintahan OD-SK karena kegiatan revolusi mental sangat luar biasa. Baik di upacara pembukaan maupun penutupan," ujar Kumaat, Senin (29/10/2018) dikantor gubernur pasca upacara Sumpah Pemuda.

Lanjut katanya, Sulut pantas berbangga karena sudah menggelar event yang sangat besar. Jacko pun berharap kegiatan tersebut bisa berdampak pada revolusi mental masyarakat di Indonesia, khususnya provinsi Sulut.

"Kiranya ini berdampak pada revolusi masyarakat di Sulut," jelasnya.

Selain itu, Kumaat menekankan ini juga bertujuan untuk menghilangkan paradigma masyarakat yang ingin menonjolkan kemampuannya masing-masing.

"Karena saat ini masih banyak warga yang masih sok jago dengan kemampuan yang dimilikinya," tandasnya singkat.

(Ain)

Terpopuler

Top Model Indonesia Cilik Sulut Disabet Siswa SDN ...
29 Jan 2019 16:51 - Redaksi

Andi Marvel Syam .   Manado, Kabarpost. com - Bocah bernana lengkap Andi Marvel Syam ,sandang T [ ... ]

Media Online Wajib Posting Berita di Grup Diskomin...
13 Feb 2018 12:15 - Redaksi

Udel Simbala   TUTUYAN kabarpost.com - Puluhan pewarta online yang bertugas di Lingkungan Pemerin [ ... ]

Peduli Kelestarian Lingkungan dan Sungai, Sekda La...
12 Aug 2020 15:39 - Redaksi

(Sekda Lakat saat menyaksikan penyerahan aset dari BRI ke Pemkot Manado) Manado Kabarpost.com - Sek [ ... ]

Pendam XIII/Merdeka Gelar Syukuran HUT Penerangan ...
13 Jan 2021 12:33 - Redaksi

Syukuran HUT Penerangan TNI AD.   MANADO Kabarpost.com - Pendam XIII/Merdeka, tepat tanggal 13 Ja [ ... ]

Other Articles
Fh unsrat
Elena
Elena 2
Paskah