Presiden Jokowi.

 

MANADO Kabarpost.com - Kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla begitu peduli terhadap Sulawesi Utara (Sulut), dibawah kepemimpinan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw. Bagaimana tidak, sejumlah Mega Proyek dengan dana dari APBN pun masuk ke Sulut.

Pembangunan infrastruktur yang sudah nampak di Sulawesi Utara membuat kebanggaan tersendiri bagi masyarakatnya. 

Gubernur Olly Dondokambey, SE terus menggesa pembangunan di berbagai bidang untuk kemajuan Bumi Nyiur Melambai. 

Saat mengunjungi Manado beberapa waktu  lalu, Jokowi mengatakan bahwa pemerintah akan mempercepat pembangunan infrastruktur Jalan Tol Manado-Bitung untuk menunjang KEK, sehingga mampu bersaing dengan negara lain. 

"Jalan tol Manado-Bitung sudah rampung 80 persen, saya minta untuk bisa dioperasikan dibulan Oktober ini," kata Jokowi.

Dalam kunjungannya, Jokowi juga memuji pesatnya pembangunan di Sulut. 

Selain itu, diketahui, Rencana pembangunan Jalan Ring Road 3 Winangun-Kalasey, Jalan akses Bandara Sam Ratulangi- Likupang untuk menunjang juga kawasan pariwisata Likupang, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Ilo Ilo Wori di Kabupaten Minahasa Utara. Selain itu,  fungsi Danau Tondano sebagai reservoir alam untuk Wilayah Minahasa dan Manado, pusat pembangkit listrik (PLTA), penyedia air minum dan pembersihan eceng gondok. Dengan demikian, peluang investasi baru akan terbuka dan pembangunan infrastruktur bakal berdampak pada pertumbuhan ekonomi Sulut. Terbukti, di tahun 2018, Pemprov Sulut mampu mengukir berbagai capaian pembangunan, antara lain : Pertumbuhan Ekonomi pada Triwulan ke-III berada pada angka 5,66 persen. Lebih tinggi dari capaian nasional 5,17 persen. Selain itu, angka kemiskinan dapat ditekan dan berada pada posisi 7,59 persen dari sebelumnya 8,98 persen, angka pengangguran juga mampu ditekan hingga 6,86 persen, dari sebelumnya 7,18 persen pada tahun 2017.

 

Begitu juga di sektor pariwisata, jumlah kunjungan wisawatan mancanegara selang bulan Januari hingga Desember 2018 telah melampaui angka 110.000 sedangkan untuk wisatawan domestik mencapai 2,6 juta. Karenanya, untuk meningkatkan terus kemajuan pembangunan ini, orang nomor satu di bumi nyiur melambai itu mengajak semua pihak untuk selalu mendukung pelaksanaan program pembangunan Sulut pada tahun 2019 ini. Berikut ini Mega Proyek yang diberikan Presiden Joko Widodo untuk Sulut: 1. Pembangunan Jalan Tol Manado Bitung 2. Pembangunan Ring Road 3 3. Pembangunan Jalan akses Bandara Likupang 4. Pembangunan TPA Regional ilo-ilo di Wori 5. Pembangunan Rumah Susun di Tomohon dan Unsrat 6. Penyambungan Palapa Ring untuk akses internet 7. Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung 8. Pembangunan Bendungan Kuwil.

A. Jalan Tol Manado-Bitung, Jalan tol sepanjang 39 km ini akan menghubungkan dua kota terbesar di Sulawesi Utara, yakni Manado dan Bitung. Proyek ini dibagi menjadi dua tahap yakni (1) Seksi 1: Manado – Airmadidi dan (2) Seksi 2: Airmadidi – Bitung. Proyek ini diharapkan mendukung peningkatan lalu lintas pada rute Manado – Bitung, mendukung sektor wisata serta pertumbuhan ekonomi di Manado, Minahasa Utara dan Bitung. Jalan tol ini juga akan menjadi jalan akses utama ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan Pelabuhan Hub Internasional Bitung yang akan dibangun. Rencananya proyek berbandrol Rp 1,7 Triliun tersebut akan beroperasi pada bulan Oktober 2019

 

Gubernur Olly saat meninjau pembebasan lahan untuk pembangunan Ring Road 3. B. Pembangunan Ringroad 3 Salah satu mega proyek yang dihadirkan Presiden Joko Widodo kepada provinsi Sulawesi Utara adalah Manado Outer Ring Road III. Pembangunan Ring Road III salah satu upaya dalam rangka mengatasi kemacetan yang terjadi di Kota Manado. Ring Road III ini akan dibangun dari Desa Kalasey-Winangun dengan total jarak 11,5 kilometer. Tahapan pertama tahun 2018 jalan tersebut sudah dikerjakan untuk ruas Kalasey-Sea. Sementara sisanya Sea-Winangun akan dikerjakan tahun 2019.

Pembangunan jalan akses Bandara- Likupang Minahasa Utara terus diseriusi, buktinya Gubernur Olly tinjau lokasi pelebaran jalan Bandara ke Likupang. Rencana pelebaran jalan dengan panjang kurang lebih 32 Km ini dimulai dengan tahapan sosialisasi manfaat dari pelebaran jalan dan tentunya sosialisasi terkait pembebasan lahan. Pelebaran Jalan dari Bandara ke Likupang Minahasa Utara ini di buat dalam rangka menunjang pariwisata karena saat ini baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal banyak yang berkunjung ke daerah likupang. Disamping itu dengan adanya jalan ini secara otomatis transportasi menjadi lancar dan ekonomi masyarakat akan meningkat. Gubernur Olly dalam kunjungannya mendorong instansi terkait dalam hal ini BPN dan PERKIM untuk bergerak cepat sehingga pelebaran ini dapat segera terealisasi dan pengaspalan jalan dapat dilaksanakan. “Bilang akang pa masyarakat pembeli mo kakase ganti untung bukang ganti rugi karena panitia akan menilai sesuai dengan kondisi harga saat ini. Jadi biar tu tanah dengan bangunan so lama bli, tetap mo hitung harga skarang,” ucap maestro politik Olly Dondokambey. Selain itu juga disampaikan bagi Rumah Ibadah yang terkena pembebasan lahan, akan diganti dua kali lipat tanah bangunan yang rusak akan diberikan tanah dan bantuan untuk pembangunan. Komitmen pembangunan dan pengembangan ekonomi masyarakat dan pariwisata di Sulawesi Utara menjadi harga mati pemerintahan di bawah kepemimpinan OD-SK. 

D. Pembangunan TPA Regional ilo-ilo di Wori Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara segera menyusun studi kelayakan pembangunan proyek Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Ilo Ilo Wori. Studi kelayakan mencakup skema pembangunan baru yang turut melibatkan investasi swasta. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sulut Steve Kepel menyatakan, TPA Regional tersebut rencananya akan melayani beberapa wilayah, mencakup Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa, Kota Manado, dan Kota Bitung Rencananya, pembangunan TPA regional ini akan menggunakan lahan seluas 30 hektare dan terbagi ke dalam dua tahapan. Tahap pertama akan dibangun di kawasan es HGU Ilo-Ilo Wori seluas 20 hektare, dan dilanjutkan dengan tajap kedua yang akan dibangun di lahan eks HGU yang sama seluas 30 hektare. Nantinya, pengolahan sampah di TPA regional ini akan menggunakan metode termal yang akan menghasilkan tenaga listrik dan meninggalkan residu yang relatif sedikit. Untuk membangun TPA yang nilainya ditaksir Rp181 miliar ini, pemda tengah mengkaji kemungkinan pelibatan investor swasta melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

C. Pembangunan Jalan akses Bandara Likupang

 

TPA Regional Ilo-Ilo Wori menjadi salah satu proyek infrastruktur yang dibahas dalam kunjungan kerja Dewan Pertimbangan Presiden RI Suharso Monoarfa dan Staf Ahli Watimpres Chairil Abidin ke Sulawesi Utara pada Kamis (12/7/2018). 

E. Pembangunan Rumah Susun di Tomohon dan Unsrat Pertumbuhan penduduk di Kota Tomohon terus menanjak. Pemerintah pun memberikan perhatian dengan akan dibangunnya Rusunawa. Karenanya, kebutuhan akan tempat tinggal sangat dibutuhkan. “Jumlah KK di Tomohon sekira 25 ribu. Sedangkan yang memiliki tempat tinggal baru sekira 22 ribu KK. Ada sekira tiga ribu KK lagi yang belum memiliki tempat tinggal. sekira Rp 3 miliar untuk pembangunan dua tower Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) di Tomohon. Rusunawa atau Rumah susun sederhana Sewa Universitas Sam Ratulangi Manado (UNSRAT), dibangun oleh menteri negara perumahan rakyat Republik Indonesia, dan diperuntukan bagi mahasiswa baru dan kurang mampu atau yang berasal dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan Mahasiswa, khususnya yang berasal dari luar kota Manado, saat ini tersedia sarana Asrama Mahasiswa yang cukup representatif. Asrama mahasiswa yang merupakan hibah dari kementrian Negara Perumahan Rakyat terletak dalam kompleks kampus utama UNSRAT. Di asrama mahasiswa ini tersedia 84 ruangan kamar yang dapat menampung mahasiswa sebanyak 168-336 orang mahasiswa, serta dilengkapi kantin, ruang serbaguna, dan sarana MCK.

F. Penyambungan Palapa Ring untuk akses internet Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara melaksanakan kunjungan kerja ke Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Jumat (18/01/2019) pagi. Kunjungan kerja itu ditujukan untuk melakukan uji coba jaringan Proyek Palapa Ring Paket Tengah yang bernilai Rp. 1,38 Triliun. Ketiganya datang ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama dan Stasiun Terminal Palapa Ring Tengah. Dalam kunjungan ke Kantor KPP Tahuna, Olly, Rudiantara dan Sri Mulyani memantau dan mencoba akses internet yang sudah terhubung dengan jaringan serat optik Palapa Ring Tengah. Akses point-of-presence (PoP) Palapa Ring Tengah yang terhubung dengan jaringan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. itu digunakan untuk mendukung layanan perpajakan secara online. Selain itu, jaringan serat optik ini dapat dipakai untuk layanan publik, seperti pajak dan kesehatan. Olly mengapresiasi pemerintah pusat atas ujicoba jaringan Palapa Ring Tengah yang mampu membuat semua wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dapat terkoneksi secara online. "Palapa Ring membuat pembangunan semua daerah termasuk Kabupaten Sangihe dapat berjalan terus dan semakin maju," kata Olly. Untuk itu, Olly mengapresiasi kinerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla atas pesatnya pembangunan infrastruktur di seluruh nusantara termasuk Palapa Ring Tengah. "Saya juga berterimakasih kepada Pak Jokowi dan Pak Jusuf kalla. Ini bukan kampanye. Ini kenyataan di lapangan. Palapa Ring salah satu buktinya," tandas Olly. Lanjut Olly, keunggulan Palapa Ring dapat dimanfaatkan untuk semua sektor termasuk pariwisata.

"Jaringan Palapa Ring ini mampu mendukung pembangunan pariwisata termasuk di Sangihe yang dapat memasarkan produk pariwisatanya secara langsung," ucap Olly. Ketiganya juga melakukan video conference dengan Menteri Kesehatan Nila Moeloek yang didampingi Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Konferensi video ini merupakan inisiasi kerja sama konsultasi kesehatan jarak jauh dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi yang telah dibangun oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti). Di Sangihe, Bakti Kemenkominfo telah membangun 1 menara telekomunikasi seluler jaringan 4G dan 6 tower 2G. Saat ini Bakti Kemenkominfo tengah mempersiapkan proses migrasi ke 4G. Selain itu juga, Bakti telah menyediakan akses internet di 51 lokasi, yaitu satu Puskesmas, tiga kantor desa, satu lokasi layanan publik dan 46 sekolah yang siap terkoneksi dengan jaringan Palapa Ring Tengah. Sementara itu, Menkeu Sri Mulyani mengatakan Palapa Ring merupakan perwujudan dari Program Nawacita Jokowi. "Ini adalah komitmen dari Presiden Jokowi untuk membangun dari pinggiran dan memperkuat NKRI yang diwujudkan dengan pembangunan infrastruktur," Sri Mulyani menuturkan, Palapa Ring mampu diselesaikan meskipun dana APBN terbatas. Tambah dia, skema pembiayaan infrastruktur dapat dilakukan bervariasi. "Walaupun tidak semua proyek infrastruktur bisa dibangun dengan APBN namun dapat diatasi juga dengan instrumen penjaminan oleh PPI (Penjaminan Pendanaan Infrastruktur) sehingga mampu mempercepat proses pembangunan," imbuh Menkeu Sri. Menkeu Sri juga menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Sulut karena melihat pembangunan di Sulut yang cukup baik. "Terima kasih Pak Gubernur, sudah lama saya tidak ke Sulawesi Utara. Saya betul betul melihat kemajuan yang sangat banyak. Termasuk Sangihe salah satu pulau terluar, etalase Republik Indonesia namun sudah dibangun dan dikelola dengan baik," ujar Menkeu Sri. Untuk diketahui, Palapa Ring Tengah melintasi Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara. Jaringan serat optik ini terdiri atas kabel darat sepanjang 1.326,22 kilometer kabel darat dan 1.787,06 km kabel laut. Menkominfo Rudiantara menerangkan, Palapa Ring merupakan bangunan tol informasi dalam bentuk serat optik yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia. "Sebagai infrastruktur tulang punggung jaringan telekomunikasi pita lebar, Palapa Ring terdiri dari tiga paket, yaitu Palapa Ring Paket Barat, Palapa Ring Paket Tengah, dan Palapa Ring Paket Timur," kata Rudiantara. Menurut Menkominfo, proyek yang memungkinkan akses kecepatan internet 4G sampai dengan 30 Mbps bakal selesai di seluruh Indonesia pada tahun ini. Adapun Palapa Ring Tengah sendiri baru selesai pada 21 Desember 2018. "Proyek Palapa Ring ditargetkan selesai di seluruh Indonesia pada pertengahan tahun ini," ungkap Rudiantara. Pada kesempatan itu, Olly, Sri Mulyani dan Menkominfo menandatangani prasasti konektivitas Palapa Ring Paket Tengah menyatukan 17 Kabupaten di Indonesia.

G. Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung KEK Bitung berlokasi di Provinsi Sulawesi Utara dan ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2014. KEK Bitung memiliki lokasi yang sangat strategis dan merupakan pintu gerbang ekonomi ke negara-negara di Asia Pasifik. Aksesibilitas tersebut didukung dengan adanya Pelabuhan Hub Internasional Bitung sebagai hub perdagangan bagi Kawasan Timur Indonesia. Berjarak 44 km dari Ibukota Manado, KEK Bitung diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan dan distribusi barang serta penunjang logistik di kawasan timur Indonesia. Dengan total area seluas 534 ha, KEK Bitung berbasis pada keunggulan komoditas daerah Provinsi Sulawesi Utara. Sebagai salah satu penghasil ikan terbesar di Indonesia, KEK Bitung fokus pada industri pengolahan perikanan untuk menghasilkan komoditi ekspor berkualitas internasional. Selain perikanan, KEK Bitung juga fokus pada industri kelapa beserta produk turunannya yang memiliki pasar yang sangat luas dan diminati baik dalam skala nasional maupun internasional. Berdasarkan potensi wilayah dan keunggulan geostrategis, KEK Bitung diharapkan mendorong hilirisasi dan mendongkrak daya saing sektor perikanan, agro, farmasi dan menarik investasi senilai Rp 32 triliun hingga tahun 2025.

H. Pembangunan Bendungan Kuwil Penyelesaian pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara terus dikebut oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pada 6 Maret 2018, telah berhasil dilakukan breakthrough tunnel 2 yang merupakan pekerjaan Bendungan Kuwil Kawangkoan Paket 1. “Pembangunannya dikerjakan siang dan malam untuk mengejar ketertinggalan akibat kendala pembebasan lahan agar penyelesaiannya bisa kembali sesuai rencana,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu. Bendungan Kuwil Kawangkoan ini merupakan bagian program pembangunan 49 bendungan baru Kementerian PUPR dalam periode 2015-2019. Program ini sejalan dengan Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan ketahanan air nasional. Tembusnya tunnel 2, disaksikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi Utara Jidon Watania dan Direktur PT Wika Novel Arsyad. “Dalam pembangunan bendungan, terdapat 4 momentum bersejarah yakni groundbreaking, breakthrough terowongan, river closure, dan impounding,” kata Jidon. Keberadaan Bendungan Kuwil ini sangat diharapkan oleh warga Minahasa dan sekitarnya. Nantinya bendungan ini mampu menampung air 23,37 juta meter kubik. Bendungan ini juga menjadi harapan warga untuk mereduksi banjir sebesar 282,18 meter kubik per detik yang sering terjadi di Kota Manado dan sekitarnya. Selain itu, dengan debit 4,50 m3/detik, bendungan ini bisa menyediakan kebutuhan air baku bagi warga Kota Manado, Kecamatan Kalawat, Kota Bitung dan KEK Bitung. Tak cuma itu, Bendungan Kuwil nantinya juga bakal memiliki kapasitas pembangkit listrik tenaga air sebesar 1,2 Mega Watt dan bisa kembangkan untuk sektor pariwisata. Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan ini dikerjakan oleh PT WIKA – DMT, KSO, PT Nindya Karya (Persero) Tbk dengan total nilai kontrak sebesar Rp 1,41 triliun dengan biaya pengadaan lahan sebesar Rp232 miliar. Semula bendungan ini ditargetkan rampung pada Oktober 2020, namun ditargetkan bisa rampung lebih cepat yakni tahun 2019. Hal ini dikarenakan proses pembebasan lahan lebih cepat berkat sinergi kerja sama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan Pemerintahan Kabupaten Minahasa Utara.

(Adv)

Terpopuler

KPHP IV Model Poigar Dishut Sulut, Serahkan Bantua...
01 Jul 2020 14:32 - Redaksi

Rumopa saat membagikan sembako kepada warga. (Foto.ist)   POIGAR Kabarpost.com - Ditengah Pandemi [ ... ]

Jadi Konstituen Dewan Pers, AMSI Siap Perkuat Ekos...
17 Jun 2020 02:59 - Redaksi

AMSI.   MANADO Kabarpost.com - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyambut baik keputusan Dew [ ... ]

LPK RI Sulut Tegas Akan Beri Sanksi Bagi 20 Produs...
09 Feb 2018 06:07 - Redaksi

ilustrasi mie   MANADO Kabarpost.com - Akhir-akhir ini dihebohkan dengan produsen mie basah yang  [ ... ]

Gubernur Olly Sebut Akan Ada Penandatanganan MoU d...
30 Oct 2019 14:39 - Redaksi

Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat diwawancarai sejumlah wartawan     MANADO Kabarpost.com -  [ ... ]

Other Articles
Iklan telly djangkulung