Keluarga Robert Wolter Mongisidi yang juga sebagai panitia penyelenggara  lomba baca puisi. 

 

 

MANADO Kabarpost.com - Memperingati 70 tahun gugurnya Pahlawan Robert Wolter Mongisidi, berbagai kegiatan pun digelar. Terlihat, siswa SMA/SMK dari beberapa daerah di Sulut sangat antusias mengikuti lomba baca puisi yang di gelar di Mantos 3 Manado, Minggu (25/08/2019). 

"Jadi untuk tahun 2019 ini yang menyelenggarakan adalah keluarga. Kami fokus pada dua kegiatan lomba yakni Baca Puisi untuk tingkat SMA/SMK dan lomba Esai bagi  mahasiswa dan siswa SMA/SMK," ujar Ketua Umum Panitia, Brigjen TNI Ricky Winowatan melalui Ketua Harian, Elsje Mongisidi, Minggu (25/08/2019) disela-sela kegiatan lomba baca puisi yang dilaksanakan di Mantos 3 Manado. 

Mongisidi melanjutkan, untuk peserta lomba baca puisi yang terdaftar sebanyak 84 orang dari SMA/SMK dari Kota Manado, Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa. 

"Kenapa sasaran kami kepada anak muda (SMA/SMK) karena Robert Wolter Mongisidi meninggal pada umur 24 tahun. Jadi kami mencoba menggali agar generasi muda (milenial) ini bisa mencontoh semangat juang Robert Wolter Mongisidi, sehingga yang dilombakan adalah sajak yang ditulis oleh Robert Wolter Mongisidi," terangnya.

Ia pun menambahkan, untuk acara puncak peringatan 70 tahun gugurnya Pahlawan Robert Wolter Mongisidi akan digelar pada tanggal 5 September 2019 di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado. 

Diacara puncak nanti, para pemenang baca puisi dan esai ini kami mengarahkan peserta untuk mampu menggali sejarah dari Robert Wolter Mongisidi. 

"Karena diketahui, banyak juga dari generasi milenial kita tidak tahu tentang sejarah Robert Wolter Mongisidi. Mereka berasumsi bahwa Robert Wolter Mongisidi adalah Pahlawan dari Makassar, karena perjuangannya di Makassar, padahal pahlawan tersebut asli dari Sulut yakni dari Suku Bantik," papar Mongisidi. 

Mongisidi melanjutkan, diacara puncak juga nanti merupakan syukuran keluarga atas peringatan meninggalnya Pahlawan kita ini, keluarga akan tampilkan juga teater pendek yang menceritakan tentang eksekusi Robert Wolter Mongisidi. "Kami sangat berterimakasih kepada pihak Provinsi yakni Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw melalui Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut (Dikda) yang sudah mendukung penuh, memberikan rekomendasi ke sekolah-sekolah sehingga peserta yang ikut lomba baca puisi ini diluar perkiraan panitia," tukasnya, sembari mengatakan, ternyata peserta-peserta sangat antusias dan hebat dalam membawakan puisi-puisi dari Robert Wolter Mongisidi. 

Untuk juri sendiri menurut Mongisidi,  ada yang dari Dikda Sulut dan pemerhati seni. 

"Kami mengharapkan penilaian ini benar-benar yang terbaik dan para juara ini terpilih dari yang terbaik.

Untuk hadiah kami panitia menyediakan uang tunai dalam bentuk Tabungan Simpeda Bank Sulut bagi juara 1 hingga juara 3 dan juara harapan 1 hingga harapan 3," tandasnya.

Diketahui, Robert Wolter Mongisidi, lahir di Malalayang-Manado pada tanggal 14 Februari 1925, meninggal di Pacinang-Makassar (Sulsel) pada tanggal 5 September 1949 pada umur 24 tahun. Mongisidi adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia sekaligus pahlawan nasional Indonesia asli Sulawesi Utara.

(Ain)

 

Terpopuler

Jelang Natal, Para "Oemar Bakri" Menjerit
21 Dec 2017 09:23 - Redaksi

MANADO Kabarpost.com - Jeritan, Keluhan dan rasa marah terlintas ketika melihat sebagian "Oemar Bakr [ ... ]

Perindo Gandeng Ely Maju DPR kota Manado
02 Aug 2018 13:32 - Redaksi

Ely Kokong.    MANADO Kabarpost.com - Ely Kokong merupakan kader muda, potensial, Militan,  pro [ ... ]

Pimpin Rapat PDIP Sulut, Steven Kandouw Ajak Kader...
09 Oct 2019 16:52 - Redaksi

Rapat Koordinasi PDIP Sulut yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan, Sulut Drs Steven. O.E [ ... ]

Bupati Sehan Buka Sosialisasi Penggunaan Aplikasi ...
12 Feb 2019 13:11 - Redaksi

Sehan Landjar membuka sosialisasi penggunaan aplikasi SPSE 4.3.   BOLTIM kabarpost.com - Untuk me [ ... ]

Other Articles
airmadidi
amurang