sosialisasi pembebasan lahan pertambangan PT.ASA.

 

KOTABUNAN kabarpost.com - Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar,SH menghadiri sosialisasi kesiapan pembebasan lahan perusahan tambang emas PT.ASA bersama pemilik lahan Desa Kotabunan dan Bulawan bersatu di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Kotabunan Induk Kecamatan Kotabunan. Kamis, (22/08/2019).

Sosialisasi ini turut di hadiri Bupati Boltim Sehan Landjar,SH Asisten II Bidang DR. Sonny Warokah, Camat Kotabunan Rahman Hulalata, S.Pd.MM, Sekretaris Kecamatan Kotabunan Bennr Boroma, Kapolsesk Urban Kotabunan Kompol, Didi Prasongko,Regi Pontoh Bagian humas Eksternal PT.ASA, Yusuf Sikopong Staf Khusus Bupati. Sangadi dan Aparat Kotabunan dan Bulawan bersatu, dan 120 pemilik lahan yang akan di bebaskan PT.ASA. . Dikesempatan itu Bupati mengatakan. Pemerintah dalam kontek sosialisasi ini pada posisi netral sebab urusan pembebasan lahan antara perusahan dan masyarakat sebagai pemilik. "Kehadiran saya pada pertemuan ini mencarikan jalan terbaik supaya pertemuan ini mendapat kesimpulan yang baik antara pemilik lahan dan pihak perusahan PT.ASA," jelasnya. Lebih jelasnya di katakannya. Kehadirannya adalah bentuk kepedulian kepada dirinya masyarakat. "Saya berdiri di sini demi Masyarakat. Menjaga jangan sampai ada orang yang mencoba-coba datang mengaku bahwa lahan ini milik pribadinya. karena ada yang sudah mengaku-ngaku bahwa mereka memiliki lahan sekian ratus hektar di kotabunan dan bulawan. Saya dengan tegas menyampaikan bahwa ini tanah milik masyarakat," tegasnya. Selain itu mengenai perekrutan tenaga kerja. Bupati tegaskan, harus memprioritaskan masyarakat lokal. "Perjanjian saya bersama dengan pihak Perusahan PT.ASA harus merekrut tenaga kerja prioritaskan masyarakat yang ada di lingkar tambang yakni harus Kotabanun Bulawan Bersatu, terkecuali tenaga teknis harus di ambil dari luar," tegasnya. Kemudian lanjut Bupati, ada beberapa hal yang menjadi komitmen antara perusahan dengan pemerintah terkait pengolahan. "Kalau produksi sudah berjalan ada kewajiban perusahan yang harus di laksanakan yaitu dana CSR untuk kesehatan, pendidikan, dan ekonomi kemasyarakatan lingkar tambang menjadi prioritas PT.ASA," paparnya. Kemudian mengenai harga tanah, perusahan akan menyampiakan. Namun ada klasifikasi harga dari lahan tidak berproduksi sampai lahan berproduksi. "Saya berharap mengenai harga ini dapat dibicarakan dengan baik sampai pada kesepakatan bersama dengan tidak merugikan masyarakat,"pintanya. Harapan Bupati perusahan ini dapat berjalan dengan tidak mengabaikan kepentingan masyarakat tentang hak mereka. "Kepada pihak perusahan harus memahami ekonomi masyarakat Kotabunan dan Bulawan bersatu. Jangan abaikan hak mereka untuk mendapatkan kesejahteraan," harapnya. Diakhir penyampaikan Bupati mengungkapkan. Masyarakat Kotabunan dan Bulawan bersatu adalah bagian dari hidupnya. "Eyang hadir di sini karena kalian sudara-sudaraku. Kalian harus yakin bahwa Kotabunan dan Bulawan kedepan akan menjadi daerah ekonomi maju. Itu harapan saya, supaya sudara-sudaraku di dua wilayah kotabunan ini menjadi sejahtera,"ucapnya. Sembari menambhakan, rencana pihak perusahan PT.ASA pada 2020 sudah melakukan yang namanya produksi. Ditempat yang sama Perusahan PT.ASA melalui Manajer Humas Eksternal Andreas S. Bolitobi mengatakan. Kami sangat mengapresiasi masyarakat Kotabunan dan Bulawan bersatu yang begitu komunikatif terhadap pembebasan lahan. "Atas nama perusahan kami merasa bersyukur atas dukungan dari masyarakat terhadap perusahan ini. Masyarakat sangat komunikatif. Kami sangat apresiasi hal itu," ujar Andreas. Kemudian kata Andreas. Area pembebasan lahan untuk pertambangan PT.ASA sekitar 250 kapling/hektar dari total pemilik 150 orang. "Tahap awal dari 250 Hektar 120 hektar di antaranya akan segera di bebaskan untuk kebutuhan kedudukan kantor perusahan," jelasnya. Andreas membeberkan. Pihak perusahan mereka dalam konteks pembebasan lahan tersebut untuk tepi jalan memberikan harga perhektar Rp250 Juta sudah termasuk tanaman tumbuh, sedangkan lahan yang jauh dari tepi jalan di beri harga Rp200 juta perhektar sudah termasuk tanaman tumbuh. Dari harga yang di sampaikan pihak perusahan ini mendapat ide, masukan dari pemilik lahan dengan melakukan penawaran Rp 500 juta perhektar di luar tanaman tumbuh. Dari tawaran ini pihak manajer eksternal Andeas secara aturan perusahan akan menindaklanjuti semua penawaran ke tingkat yang lebih tinggi yaitu pimpinan perusahan. "Kami akan laporkan semua usulan dari bapak dan ibu ke pihak pimpinan perusahan yang lebih tinggi," pungkasnya. (feb)

Terpopuler

Langowan Berubah Merah Total, Pendukung R3D Padati...
22 Jun 2018 16:05 - Redaksi

Para pendukung R3D membludak di Langowan.    MINAHASA Kabarpost.com - Suasana kota Langowan, Jum [ ... ]

Gubernur Olly dan Wagub Kandouw Kenang Kepribadian...
31 Jul 2019 15:56 - Redaksi

Suasana duka atas meninggalnya Alm Opa Jhon Tamuntuan      MANADO Kabarpost.com - Wakil Gubern [ ... ]

Lantik 5 Pasang Kepala Daerah, Gubernur Ajak Kerja...
25 Sep 2018 13:06 - Redaksi

Gubernur Olly saat melantik lima kepala daerah di Sulut.    MANADO Kabarpost.com - Gubernur Sula [ ... ]

Mondar Mandir di Kompleks Perumahan, Lelaki Asal A...
03 Mar 2021 06:08 - Redaksi

Pelaku yang ditangkap oleh Tim Tarsius Polres Bitung karena bawa sajam.   BITUNG Kabarpost.com - [ ... ]

Other Articles
Fh unsrat
Elena
Elena 2
Paskah