Kampus Unima.

 

TONDANO Kabarpost.com - Rabu (19/8) dilakukan pemilihan Rektor Universitas Manado (Unima). Pemilihan tersebut diikuti oleh tiga calon. Masing - masing calon yakni, Dr Revolson Alexius Mege Ma, Dr Detje Adolfien Katuuk Mpd, dan Dr Rudi Alexander Repi Mpd.

 

Dalam pemilihan tersebut diikuti oleh 60 senat. Dan suara resmi pemilih senat, Revolson A Mege mendapatkan suara terbanyak terbanyak yakni 32 suara.

 

Namun, penentuan suara menteri mematahkan pemenang dalam pemilihan tersebut. Sebab, suara menteri seluruhnya diberikan kepada Detje A Katuuk, sehingga suaranya pun melonjak menjadi 51.

 

Hal ini pun menjadi tanda tanya. Sebab, dalam hitung - hitungan, seharusnya menteri membagikan suara tersebut secara merata agar terlihat pemilihan tersebut menjadi demokratis.

 

Selain itu juga, menteri juga harus melihat secara detail rekam jejak dari Detje A Katuuk. Dimana ijazah Doktor yang diambil Universitas Negeri Jakarta diduga bermasalah.

 

Terlihat jelas bahwa, kelulusan dari Katuuk selesai pendidikan pada tahun 2012. Sementara dirinya waktu itu menjadi Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) pada tahun 2008. 

 

Nah.. dalam perjalanan studinya waktu itu, dirinya sementara menjabat sebagai Dekan. Padahal seharusnya dalam tugas sebagai dekan tidak di ijinkan mengikuti studi luar.

 

" Kami minta kepada kementrian untuk menyelidiki dugaan ijazah tersebut sebab ini sudah mencoreng dunia pendidikan. Dalam hal ini pemilihan dinilai tidak sah karena salah satu calon diduga menggunakan ijasah bermasalah," tegas ketua Aliansi Dosen Unima, Dr Jemi Polii Mpd.

 

Tambahnya, Rektor terpilih tersebut tidak memenuhi syarat administrasi yang diatur oleh Permenristekdikti No. 19 tahun 2017  tentang pengangkatan dan pemberhentian Rektor/Ketua/Direktur Perguruan Tinggi, dengan menunjukan bukti bahwa proses administrasi akademik saat studi Doktor tidak dilakukan dengan benar sesuai kaidah etika moral akademik, sebagaimana Peraturan Menteri Pendidikan Nasional no. 48 tahun 2009 tentang Pedoman Pemberian Tugas Belajar Bagi Pegawai Negeri Sipil Di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional.

 

Lanjutnya, hal ini seperti yang terjadi di Politeknik Negeri Manado. Dimana calon yang menang dibatalkan karena ijasahnya juga bermasalah. 

 

" Kementrian harus berani juga membatalkan pemenang dalam pemilihan Unima. Sebab, kejadiannya sama seperti di Politeknik Negeri Manado," ujarnya.

 

(Erik)

 

 

 

 

 

 

Terpopuler

BOM "All Out" Menangkan OD-SK dan MM-HH
25 Jul 2020 07:52 - Redaksi

Benno Oktavius Mamentu (BOM) .   BITUNG Kabarpost.com - Disela-sela kesibukannya sebagai Anggota  [ ... ]

Peringatan Hari Guru 2018, Unsrat Gelar Sosialisas...
05 Dec 2018 14:31 - Redaksi

  MANADO Kabarpost.com - Penerimaan mahasiswa baru, Rektor Unsrat Manado, Prof Dr Ir Ellen Joan Ku [ ... ]

Ikut Kejuaran Karate-Do Gojukai di Filipina, Fanes...
30 Sep 2019 11:09 - Redaksi

Fanessa Cinta Muaya memegang Bendera Merah Putih saat selebrasi.   BOLTIM kabatpost - Fanessa Cin [ ... ]

Resmi Terima Hasil Ujian Berstandar Nasional, Iren...
15 May 2019 03:17 - Redaksi

  Ireniza Dwikasinta Pradevih, salah satu siswa yang lulus dan akan melanjutkan kuliah.   BOLTI [ ... ]

Other Articles
Fh unsrat
Elena
Elena 2
Paskah