Rektor Unsrat Prof Ellen Kumaat saat akn divaksinasi.

 

MANADO Kabarpost.com - Pemerintah melakukan vaksinasi covid-19 tahap pertama terhadap tenaga kesehatan maupun para pejabat publik lainnya di Indonesia. Dalam waktu dekat akan melakukan vaksinasi tahap kedua dengan sasaran prioritas antara lain petugas publik termasuk pendidik dalam hal ini guru, dosen maupun tenaga kependidikan.

 

Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA memberi dukungan terhadap rencana pemerintah untuk melakukan vaksinasi terhadap para dosen, guru dan tenaga kependidikan.

 

Rektor mengatakan, hal itu juga merupakan bagian dari tindaklanjut kesiapan kampus menghadapi kuliah tatap muka nanti.

 

“Ini tentu sangat kami support,” ujar rektor, Selasa (23/2/2021).

 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memastikan akan menggelar vaksinasi Covid-19 kepada pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) pada Rabu (25/02). Vaksinasi tersebut bagian dari rencana vaksinasi tahap II pemerintah dengan sasaran prioritas antara lain petugas publik termasuk guru, dosen, dan tenaga kependidikan.

 

“Rencananya (Rabu) pagi, tapi kepastian nanti sore karena ada rapat lagi,” kata Plt Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hendarman, Selasa (23/02).

 

Hendarman menyatakan belum bisa merinci jumlah penerima vaksinasi untuk PTK. Namun, pendidik pada dasarnya mencakup guru, dosen, dan guru honorer. Tenaga kependidikan adalah pihak yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan seperti kepala sekolah, tata usaha, pustakawan, laboran (penanggung jawab alat dan bahan), dan petugas keamanan.

 

“Data lengkap sedang disiapkan,” kata Hendarman, saat ditanyakan tentang sasaran penerima vaksin dari kelompok PTK.

 

Dari informasi yang beredar di wartawan, vaksinasi Covid-19 untuk PTK pada Rabu akan dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim dan Presiden RI Joko Widodo. Namun, Hendarman belum mengonfirmasi hal tersebut.

 

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengumumkan sasaran prioritas penerima vaksin tahap II total sebanyak 38.513.466 dengan rincian sekitar 21,5 juta lansia dan 16,9 juta petugas publik.

 

Khusus untuk petugas publik, sasarannya adalah pendidik yang terdiri dari guru, dosen, dan tenaga pendidik (5.057.582), pedagang pasar (4.014. 232), tokoh dan penyuluh agama (69. 814), wakil rakyat (33.571), pejabat negara (630), dan pegawai pemerintah seperti ASN pusat, daerah, dan honorer (2.778.246).

 

Selanjutnya, petugas keamanan terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP (1.050.736), sedangkan pelayan publik lainnya terdiri dari Damkar, BPBD, BUMN, BUMD, BPJS, dan kepala/ perangkat desa (2. 609. 370), transportasi publik (1.247.116), atlet (1.203), wartawan dan pekerja media (5.000), dan pariwisata terdiri dari petugas pariwisata, hotel, dan restoran sebanyak 92.851. 

 

(Erick)

Terpopuler

Longsor Akibatkan Sebagian TPU Rusak
23 Jan 2021 01:55 - Redaksi

Longsor yang terjadi di Winangun tepatnya di TPU.   MANADO Kabarpost.com - Jumat (22/01/2021), ko [ ... ]

Mulai Diberangkatkan Hari ini, Kontingen Pesparawi...
27 Jul 2018 04:54 - Redaksi

Ketua Harian LPPD Sulut, Roy Roring bersama Assisten I Provinsi Sulut, Edison Humiang saat foto bers [ ... ]

Pemprov Sulut Raih BKN Award 2018
11 Jul 2018 15:18 - Redaksi

Kepala BKD Sulut, Femmy Suluh saat menerima BKN Award 2018 yang diserahkan langsung oleh Kepala BKN  [ ... ]

Paulus Salabia: Tuhan Hadir Secara Sederhana, Maka...
25 Dec 2019 10:06 - Redaksi

Pastor Paulus Salabia,Pr.   SANGIHE kabarpost.com Dalam perayaan Vigili Natal atau Malam Natal ya [ ... ]

Other Articles
Ucapan indomaret
Ucapan selamat BSG
Ucapa idul fitri