Pelaku saat disidangkan.

 

MANADO Kabarpost.com - Pengadilan Negeri (PN) Manado, memvonis bersalah dua siswa SMK Ichthus Kecamatan Mapanget. Dua terdakwa kasus pembunuhan terhadap guru mereka yakni Pendeta Alexander Valentino Pangkey (54), warga Desa Sasaran Kecamatan Tondano Utara Kabupaten Minahasa (minut), dengan hukuman 10 tahun dan 8 tahun penjara.

 

Majelis hakim menilai kedua terdakwa yakni FL alias Fadly dan OU alias Ody dinyatakan bersalah karena telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana yang dilakukan secara bersama-sama.

 

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa FL alias Fadly dengan hukuman penjara selama 10 tahun, dan terdakwa OU alias Ody dengan hukuman penjara selama 8 tahun," Ujar Ketua Majelis Hakim Franklin Tamara SH MH, saat membacakan amar putusan.

 

Putusan majelis hakim ini untuk terdakwa OU alias Ody lebih tinggi satu tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dimana, sebelumnya jaksa menuntut OU alias Ody dengan hukuman 7 tahun penjara. Sementara FL alias Fadly dituntut 10 tahun penjara.

 

Terpisah, Silvia Walalangi ketika diwawancarai mengatakan, kalau dirinya menghargai keputusan majelis hakim. "saya selaku istri korban menghargai keputusan majelis hakim, karena majelis hakim sudah bekerja secara maksimal dengan memperhatikan sistem peradilan anak," Ungkap Silvia.

 

Perlu diketahui kasus ini terjadi Senin (21/10/19), sekira pukul 10.00 Wita. Berawal dari kedua terdakwa dihukum Kepala Sekolah Ichtus karena terlambat. FL dan OU dihukum mengisi tanaman di pollyback.

 

Saat selesai keduanya merokok di dekat kelas mereka. Korban yang merupakan guru mereka, mendapati keduanya sedang menghisap sebatang rokok. Kelakuan keduanya diabadikan korban dengan foto lewat telepon seluler.

 

Akibat hal itu, terdakwa FL naik pitam dan keluar dari sekolah. Ia menuju ke rumah dan mengambil sebilah badik di kamarnya dan kembali ke sekolah. Saat di sekolah tersebut, FL melihat temannya OU sedang adu mulut dengan korban.

 

Dengan segera FL menyerang korban dengan sebilah senjata tajam. Bertubi-tubi serangan dilancarkan FL dengan badik ke tubuh korban. OU sempat menahan, tapi FL terus menyerang korban. Korban berlari sembari meminta tolong menuju pos jaga. Tapi kembali FL terus mengejar dan kembali menghujamkan badik ke tubuh korban yang sudah bersujud karena tak mampu lari berdiri.

 

(Kp 02)

Terpopuler

Puluhan Siswa SD Ikuti OSN Tingkat Provinsi
05 Apr 2018 02:09 - Redaksi

Drs Suyoto,MPd.    MANADO Kabarpost.com - Seluruh siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar akan (SD) be [ ... ]

SMKN 1Manado Gelar IHT ISO
14 May 2018 08:17 - Redaksi

 In House Training.    MANADO Kabarpost.com - SMKN 1 Manado menggelar In House Training (IHT) I [ ... ]

Unsrat Gelar Ibadah Syukur Pelantikan Rektor
03 Jul 2018 14:17 - Redaksi

Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA.    MANADO Kabarpost.com - Dilantiknya Prof Dr Ir Ellen Joa [ ... ]

Olly : Aman Itu Keren
02 Mar 2019 11:01 - Redaksi

Kegiatan Millennial Road Safety Festival (MRSF) 2019 yang digelar di Kawasan Megamas Manado, Sabtu ( [ ... ]

Other Articles
Idulfitri
Ucapan indomaret
Ucapan selamat BSG
Ucapa idul fitri